Muhammadiyah
Kokam Muhammadiyah
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota – Panglima Komando 1912, Mashuri Masyhuda melalui juru bicaranya, Pedri Kasman mengatakan jika pihaknya telah menyerukan kepada seluruh kadernya untuk bergerak mendukung Aksi Simpatik 55 yang akan digelar oleh GNPF MUI di Jakarta.

“Kami bersama Ummat Islam lainnya akan turun Aksi Simpati ke Mahkamah Agung RI hari Jum’at 5 Mei 2017. Kami mendukung Majelis Hakim agar dengan berani berdasarkan nurani yang merdeka menghukum Ahok dengan pasal Penodaan Agama, melebihi tuntutan Jaksa Penuntut Umum,” kata Pedri dalam keterangannya yang diterima Redaksikota, Rabu (3/5/2017).

Ia kemudian juga mengatakan bahwa seruannya untuk ikut mendukung Aksi Simpatik 55 tersebut bertujuan untuk membuktikan, bahwa desakan untuk memenjarakan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tersebut bukan persoalan Pilkada, melainkan murni persoalan hukum.

“Sebagaimana aksi 212 tentunya kami menanti segenap saudara-saudara kami dari Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan seluruh pelosok pulau jawa. Bersama kita buktikan, bahwa kasus penistaan agama ini bukan komoditi Pilkada DKI, tapi murni kasus hukum,” tegasnya.

Lebih lanjut, Pedri pun menyampaikan jika Komando 1912 tersebut adalah nama elemen baru yang berisikan kader Muhammadiyah seluruh Indonesia. Belum jelas apakah Komando 1912 ini adalah elemen resmi, namun ia menyampaikan jika Aksi Bela Islam sebelumnya dengan menggunakan bendera Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda (Kokam) Muhammadiyah, kini akan menggunakan elemen tersebut.

“Pada Aksi Sebelumnya kami menggunakan bendera KOKAM, saat ini dengan Bendera Komando 1912,” tandasnya.

Ia juga meyakini jika dalam Aksi Simpatik 55 tersebut, seluruh eksponen Muhammadiyah khususnya pihak yang ikut dalam Aksi 2 Desember 2016 lalu dalam Aksi 212, khususnya dari elemen Muhammadiyah akan kembali ke Jakarta untuk melaksanakan aksi tersebut.

“Komando 1912 atau KOKAM sudah berkoordinasi dengan simpul-simpul gerakan Aksi 212 dari eksponen warga Muhammadiyah. Insya Allah, mereka akan kembali hadir ke Jakarta Memenuhi panggilan nurani,” ujar Pedri.