Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

JAKARTA, Redaksikota – Ketua Cabang Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Jakarta, Agung Tamtam Sanjaya mengatakan bahwa “Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia” tidak hanya sampai pada gagasan dan wacana saja, melainkan harus diimplementasikan dalam wujud yang nyata.

“Jangan sampai ‘Poros Maritim Dunia’ hanya jadi wacana besar tapi minim pelaksanaan,” kata Tamtam dalam diskusi publik bertemakan “Mewujudkan Kejayaan Maritim Indonesia dalam rangka mencapai Kedaulatan Pangan” di Gedung Yayasan Komunikasi Indonesia (YKI), Matraman, Jakarta Timur, Jumat (2/3/2018).

Ia juga mengatakan bahwa sudah seharusnya pemerintah pusat melibatkan generasi-generasi muda untuk ikut membahas persoalan kemaritiman, sehingga apa yang menjadi ekspektasi pemerintah tersebut dapat disinergikan.

“Selama ini kita sebagai elemen pemuda tidak pernah dilibatkan dan diajak bicara oleh pemerintah mengenai bagaimana membumikan dan mewujudkan visi besar poros maritim dunia,” terangnya.

“Padahal jika elemen pemuda dilibatkan maka tentunya akan sangat membantu pemerintah dalam mewujudkannya,” tambah Mahasiswa S2 di Universitas Jayabaya itu.

Tentang poros maritim di sektor kelautan

Dalam kesempatan diskusi publik tersebut, salah narasumebr yakni salah satu pejabat Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Freude TP Hutahaean. Ia mengatakan bahwa sejauh ini pemerintah pusat sudah sangat berupaya keras untuk meningkatkan kualitas laut Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Salah satu langkah yang diambil oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di bawah kepemimpinan Menteri Susi Pudjiastuti adalah penindakan tegas terhadap para pelaku illegal fishing.

“Upaya mencapai kedaulatan pangan adalah dengan mencapai kedaulatan maritim, salah satu caranya adalah menggalakkan upaya penenggelaman kapal di Era Menteri Susi Pudjiastuti,” kata Freude dalam kesempatan diskusi tersebut.

Menurutnya, sikap tegas Menteri Susi dalam penindakan hukum para pencuri ikan di laut Indonesia tersebut telah memberikan dampak positif yakni meraupnya keuntungan bagi para nelayan Indonesia untuk menangkap ikan.

“Upaya itu telah memberikan hasil signifikan kepada kondisi keuangan negara. Dan sektor perikanan telah memberikan sumbangan besar kepada perekonomian nasional, tambahnya.

Dan dalam diskusi tersebut, hadir pula perwakilan dan Kementerian Koordinator Kemaritiman Andreas Hutahaean dan koordinator Lembaga Pemantau Poros Maritim GMKI Herbert Marpaung.