Beranda News Nasional Dipaksa Minta Maaf Usai Hina Jokowi, Habib Bahar: Lebih Baik Saya Membusuk...

Dipaksa Minta Maaf Usai Hina Jokowi, Habib Bahar: Lebih Baik Saya Membusuk di Penjara

WIB
477 views
| Estimasi Baca: 1 menit

Redaksikota.com – Dai kondang Habib Bahar bin Smith menyatakan tak bersalah dengan statemennya yang dianggap sebagian masyarakat sebagai bentuk penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo.

Bahkan apa yang disampaikannya dari isi konten beberapa ceramahnya yang berujung pelaporan dari simpatisan Jokowi termasuk label “Jokowi Banci” tersebut adalah fakta.

“Kenapa saya katakan dia (Jokowi) banci, ketika aksi 411 jutaan umat Islam, ribuan ulama, habaib dan kiyai berkumpul di depan istana minta penegakan hukum terhadap kasus penistaan agama, Presidennya enggak berani datang,” kata Habib Bahar saat berorasi di tengah-tengah jamaah Reuni Akbar Mujahid 212 di Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (2/12/2018).

Selain itu, Habib Bahar juga menjelaskan mengapa dirinya menyebut “Jokowi Penghianat Bangsa”, yakni lantaran masih banyaknya persoalan rakyat yang dianggapnya tak dituntaskan sementara banyak konglomerat dan elite yang masih bergelimangan harta.

“Kenapa saya kataka Jokowi penghianat bangsa, karena saya tidak rela rakyat susah di tengah pemimpin yang hidup senang,” tuturnya.

Dengan alasan itulah, Habib yang terkenal dengan nada ceramahnya yang keras tersebut tak merasa bersalah. Bahkan jika apa yang diucapkannya itu dianggap sebuah kesalahan, ia pun menegaskan tak akan meminta maaf dan lebih memilih jika harus dipenjara karena ucapannya itu.

“Jika bagi kalian itu salah, tapi demi Allah saya Habib Bahar tidak akan minta maaf dari kesalahan itu. Saya pilih membusuk di penjara dari pada saya minta maaf,” tegasnya.

(ibn)