Arist Merdeka Sirait
Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak Indonesia (Komnas PA), Arist Merdeka Sirait.
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota – Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak Indonesia (Komnas PA), Arist Merdeka Sirait menegaskan jika tindakan persekusi apalagi dilakukan terhadap anak di bawah umur adalah bentuk tindakan yang masuk dalam kategori kejahatan kemanusaain.

Ia menilai jika sebagai orang dewasa, seharusnya bisa memberikan pendidikan dan pembinaan yang benar terhadap anak-anak. Hal ini disampaikan oleh Arist menyikapi aksi persekusi yang dilakukan oleh ormas Front Pembela Islam (FPI) terhadap seorang anak yang disatroni usai mengunggah konten yang dianggap menghina Habib Rizieq bin Shihab.

“Apa yang terjadi terhadap M itu adalah bagian kejahatan terhadap kemanusiaan. Jika mau menasehati bukan dengan tindakan seperti itu,” kata Arist di Jakarta, Jumat (2/6/2017).

“Orang dewasa harus membina anak-anak bukan harus dihukum dan disebarkan video-video itu. Kasihan kan anak itu videonya sudah viral apa yang dirasakan keluarganya coba kasihan,” lanjut Arist.

Untuk itu dan demi menghindari aksi persekusi yang akan semakin marak terjadi di kemudian hari, Arist pun meminta agar aparat kepolisian melakukan tindakan yang tegas terhadap para pelaku persekusi tersebut.

“Komnas PA meminta segera dilakukan pengusutan atas persekusi yang menimpa anak M,” tegasnya.

Arist juga mengingatkan, bahwa anak-anak adalah wajib mendapat perlindungan. Hal itu tertuang dalam UU 33/1999 tentang Hak Asasi Manusia (HAM) dan Ketentuan Pasal 59 UU nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, demi kepentingan terbaik anak (the best interest of the child).