Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

JAKARTA – Guna menerobos segala medan perbukitan yang rawan banjir dan longsor, sebuah perusahaan teknologi asal Belarusia memperkenalkan moda transportasi baru, yakni skyway alias kereta langit.

Kereta gantung super cepat yang mampu menerobos medan apapun itu rencananya akan dibangun perdana di Pelabuhan Jorong, Kalimantan Selatan, dengan menggandeng perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Sayangnya, belum sempat berjalan, Skyway Indonesia akhirnya membekukan dirinya.

Agus Purnomo dari Badan Peneliti dan Pengembangan Teknologi (BPPT) dalam keterangan persnya di Jakarta, Senin (1/10/2018) mengatakan, pembekuan ini terkait audit yang tidak mau dilakukan pihak induk perusahaan.

Sementara pihak skyway Indonesia sendiri tidak membantah pembekuan tersebut.

“Pembekuan tersebut sudah menjadi keputusan kantor pusat di Eropa,  lantaran beberapa faktor. Diantaranya keterbatasan sumber daya manusia,” kata dia.

Direktur PT Skyway Teknologies Indonesia, Madinatul Fadhilah mengatakan, pihaknya akan tetap mengabdikan diri pada negara untuk tetap membuat terobosan dibidang transportasi yang dikembangkan oleh potensi unggul anak bangsa Indonesia dengan mekanisme investasi yang sudah digariskan oleh pemerintah dan aman dari sisi hukum.

Sebelumnya, PT Skyway Technologies Indonesia berencana akan membangun kereta langit di Pelabuhan Jorong, Kalimantan Selatan. Diperkirakan, anggaran yang dihabiskan sebesar Rp 1,3 triliun. Kereta gantung akan  mengandalkan tiang pondasi besi baja sepanjang 10 kilometer. Nantinya moda transportasi ini akan difungsikan sebagai transportasi logistik dan orang agar lebih mudah diterapkan dan hemat pembiayaan.