Miryam S Haryani
Miryam S Haryani resmi ditahan KPK di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur. [foto : detikcom]
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota – Tersangka dugaan pemberian keterangan palsu dalam persidangan perkara dugaan korupsi e-KTP, Miryam S Haryani hari ini resmi ditahan di Rutan Pondok Bambu untuk 20 hari pertama.

Hal ini pun seperti yang disampaikan oleh Kepala Biro Humas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah. Kepada wartawan, Miryam malam ini langsung dibawa ke Rutan Kelas I Jakarta Timur, Cabang KPK.

“Tersangka MSH ditahan untuk 20 hari ke depan di Rutan Klas I Jaktim cabang KPK,” kata Febri, Senin (1/5/2017).

Sebelum dijebloskan ke penjara hari ini, Miryam memang sudah ditetapkan sebagai tersangka setelah dirinya dinyatakan memberikan keterangan palsu atau tidak benar dalam persidangan korupsi e-KTP dengan terdakwa Irman dan Sugiharto.

Namun setelah ditetapkan sebagai tersangka itu, Miryam justru mangkir dari pemeriksaan oleh KPK pada tanggal 13 dan 18 April 2017. Dan setelah itu, Miryam dinyatakan tidak diketahui keberadaanya sampai KPK menyatakan Miryam sebagai buronan.

Dan pada hari Senin (1/5/2017) sekira pukul 00.30 WIB dini hari tadi, Miryam berhasil diciduk oleh tim dari Reskrimum Polda Metro Jaya di hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan bersama dengan adiknya.

Setelah ditangkap di hotel itu, Miryam pun langsung dibawa ke Mapolda Metro Jaya untuk pemeriksaan lebih lanjut, sebelum kemudian diserahkan ke KPK untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut.

Sekira pukul 21.25 WIB, Senin (1/5/2017), Miryam tampak keluar dari gedung KPK dengan mengenakan rompi tahanan warna oranye, dan langsung diantar ke Rutan Pondok Bambu.