Beranda News Nasional Publik “Serang” Rudiantara, SEMMI Sayangkan Netizen Kurang Bijak Terima Informasi

Publik “Serang” Rudiantara, SEMMI Sayangkan Netizen Kurang Bijak Terima Informasi

WIB
63 views
| Estimasi Baca: 2 minutes
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Jakarta, Redaksikota.com – Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Idndonesia (PB SEMMI), menanggapi kontroversi dari ucapan yang dilontarkan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara kepada salah seorang pegawai negeri sipil (PNS) dilingkungan Kemenkominfo dalam acara Kominfo Next yang berlangsung di Hall Basket Senayan, Jakarta, Kamis (31/1/2019).

Bintang Wahyu Saputra selaku Ketua Umum PB SEMMI menuturkan mendekati pilpres 2019 masyarakat menjadi sangat sensitif dan tidak bisa berpikiran secara jernih.

“Seharusnya masyarakat melihat isi video secara utuh dan tidak terpancing dengan potongan video yang tersebar luas di media sosial, yang mengakibatkan gagal pemikiran,” tegasnya kepada wartawan, Jum’at (1/2) di Jakarta.

Bintang meminta kepada elit politik untuk tidak membuat suasana menjadi semakin panas menjelang pemilu 2019.

“Jika Elit Politik terus memancing tensi politik masyarakat kami rasa ini sudah tidak sehat karena bisa mengakibatkan kegagalan pemilu 2019 dan perpecahan di kalangan masyarakat, jadi kami mohon untuk semua kalangan untuk bersatu menyambut pesta demokrasi di tahun ini dengan gembira dan bahagia,” tambah bintang.

Terakhir Bintang meminta kepada ASN untuk tidak terlibat dalam politik pragtis dan menaati uu pemilu.

“Kementerian harus tegas jika terdapat asn yang berpolitik, sebagai pelajaran bagi asn kami minta menpan rb dan bawaslu ri untuk memberikan sanksi kepada dua orang pegawai Kominfo,” tutup Bintang.

Seperti dilansir dari laman berita CNN Indonesia.com, semua itu bermula saat Menkominfo meminta para pegawai Kominfo memilih stiker sosialisasi Pemilu 2019. Ada dua desain stiker yang harus dipilih. Nantinya stiker yang banyak mendapat suara akan dipasang di kantor Kominfo.

Lantaran menggunakan nomor satu dan dua, sontak memicu keriuhan pegawai Kominfo yang hadir. Namun Rudiantara buru-buru menegaskan kalau voting tersebut tidak terkait Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Rupanya banyak pegawai Kominfo yang memilih desain nomor dua. Ingin mengetahui alasannya, Rudiantara coba memanggil perwakilan pegawai yang telah masing-masing desain stiker.

“Mungkin terkait keyakinan saja, Pak. Keyakinan atas visi-misi yang disampaikan nomor dua, yakin saja,” ujar pegawai yang memilih desain nomor dua.

Menkominfo rupanya kurang sreg dengan pernyataan tersebut karena merasa jawabannya malah bernuansa Pilpres alih-alih menyoal desain stiker.

Saat mempersilahkan kedua pegawai Kominfo kembali ke tempat duduknya, pria yang kerap disapa Chief RA ini lanjut berbicara. 

“Bu… Bu… Yang bayar gaji ibu siapa sekarang? Pemerintah atau siapa?,” tanyanya.

“Bukan yang keyakinan ibu? Ya sudah makasih,” ujar Rudiantara menimpali jawaban pegawai Kominfo.,