Beranda News Internasional Menlu RI Kecam dan Pernyataan dan Panggil Senator Australia Fraser Anning

Menlu RI Kecam dan Pernyataan dan Panggil Senator Australia Fraser Anning

130 views
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota.com – Pernyataan Senator Australia, Fraser Anning yang menyalahkan Muslim dan imigran menyusul aksi terorisme yang terjadi di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru kepada Islam mendapat tanggapan keras dari pemerintah Indonesia. Bahkan, Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi telah memanggil duta besar Australia untuk Indonesia, Gary Quinlan pada Senin, 18 Maret untuk menyampaikan sikap pemerintah tersebut.

Hal ini diungkapkan oleh Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Arrmanatha Nasir. ”Dalam pertemuan itu, Menlu RI mengecam keras pernyataan senator Australia. Disebutkan bahwa pernyataan tersebut menunjukkan ketidakmengertian senator itu mengenai Islam dan mengenai damainya agama Islam,” kata Arrmantha kepada media, Senin (18/3/2019).

Ia mengatakan, salah jika mengaitkan teroris dengan Islam. “Sangat salah untuk mengaitkan terorisme, kekerasan, dengan Islam atau pun agama lainnya.Pemikiran yang disampaikan oleh Senator dari Australia Ini merupakan pandangan yang sangat picik. Pandangan ini tidak memiliki tempat di dunia modern baik di Indonesia atau di mana pun di dunia ini,” tegasnya.

Diketahui, sebelumnya, Senator Anning merilis sebuah pernyataan beberapa jam setelah penembakan di dua masjid di Selandia Baru yang menewaskan 50 orang pada Jumat. Dalam pernyataan itu, mengutuk pelaku penembakan yang mengaku sebagai seorang fasis, tetapi mengatakan bahwa

“biasanya (Muslim) adalah pelakunya. Penyebab pertumpahan darah sesungguhnya di jalan-jalan Selandia Baru hari ini adalah program imigrasi yang memungkinkan kaum fanatik Muslim untuk bermigrasi ke Selandia Baru,” kata senator berusia 69 tahun itu.

Bahkan, saat memberikan pernyataan, Anning mendapat lemparan telur di kepalanya oleh selrang remaja yang eksal dengan pernyataan tersebut.

Pernyataan dari Anning tersebut dengan cepat menuai kecaman dari berbagai pihak, baik dari sesama politisi mau pun dari publik di Australia. Perdana Menteri Australia, Scott Morrison menyebut pernyataan Anning sebagai sesuatu yang “menjijikkan” sementara mantan Perdana Menteri Malcolm Turnbull menyebut Anning sebagai “aib bagi Senat Australia”.

Tidak hanya di dalam negeri, reaksi keras juga datang dari dunia internasional dan warganet.