Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Banten, Redaksikota.com – Spanduk bertuliskan “Kami Warga Kota Serang Provinsi Banten Menolak Radikalisme dan Khilafah” kembali beredar di Ibukota Provinsi Banten. Beredarnya spanduk tersebut, ada yang menduga memuat konten provokatif dan terpampang di sekitaran perempatan Warung Pojok Kota Serang

Pantauan wartawan, di Provinsi Banten khususnya di Kota Serang dan Kabupaten Serang tak hanya sekali atau dua kali terjadi pemasangan sapanduk seperti itu, bahkan selalu ada spanduk spanduk tersebut menjelang pemilu atau agenda keagamaan lainnya.

Hal tersebut ditanggapi wakil wali Kota Serang Subadri Ushulidin, menurutnya bukan hanya warga Kota Serang yang menolak radikalisme, Pemerintah pun pasti menolak.

“Ini yang menolak bukan warga saja tapi pemerintah juga menolak radikalisme. Menurut saya spanduk itu bagus,” kata Subadri, Senin (30/12/2019).

Berkenaan dengan sepanduk yang tersebar di Kota Serang, Subadri menilai mungkin hanya imbaun. Meski demikian, kata dia, jangan dimaknai macam-macam sehingga menimbulkan kegaduhan di kota Serang yang kondusif.

“Mungkin imbauan aja kali, mengajak bahwa Kota Serang menolak tentang radikalisme. Saya berharap tidak dijabarkan dengan macam-macam,” ujarnya.

Sementara menurut Sobri selaku warga kota Serang menyatakan, bahwa semua masyarakat yang cinta NKRI pasti mendukung seruan tolak radikalisme dan Khilafah, termasuk pemasangan spanduk di warung pojok Kota Serang.

“Yaa mungkin hanya kelompoknya (radikal dan khilafah) aja yang keberatan dengan spanduk tersebut,” tegasnya.

Sobri juga sependapat dengan pendapat wakil wali kota Serang, yang memaknai bahwa spanduk tersebut merupakan bagian dari himbauan dan jangan menilainya sebagai bentuk provokatif seperti komentar yang pernah disampaikan oleh seseorang yang mengaku sebagai kaum intelektual beberapa waktu yang menganggap spanduk tersebut sebagai bentuk provokatif. []