Deni Ahmad Haidar
Ketua PW Gerakan Pemuda Ansor Jawa Barat, Deni Ahmad Haidar.
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Bandung, Redaksikota.com – Ketua PW Gerakan Pemuda Ansor Jawa Barat, Deni Ahmad Haidar mengajak kaum milenial di Jawa Barat untuk bersama-sama mempertahankan dan menjaga Pancasila sebagai Ideologi Indonesia.

Hal tersebut diungkapkannya dalam acara forum diskusi publik yang diselenggarakan oleh Pengurus Pusat Ikatan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Indonesia (IMIKI) dengan tema “Milenial dan Propaganda Ideologi” di Bandung, Senin (26/8/2019).

Deni Ahmad Haidar mengatakan Pancasila standarnya sudah jelas, kaum milenial tidak perlu meragukannya lagi dengan ideologi Pancasila yang menjadi dasar negara Indonesia, karena Pancasila sudah teruji dan menjadi pedoman bagi seluruh rakyat Indonesia yang terdiri dari berbagai agama, suku, budaya dan puluhan ribu pulau yang berbeda.

“Sebagai contoh Bali dengan agama Hindunya, dan beberapa daerah lainnya dengan agama Islamnya serta Kristennya,” kata Deni.

Bahkan mengenai narasi NKRI Bersyariah yang dilontarkan oleh sejumlah kalangan termasuk Front Pembela Islam (FPI) yang dipertegas oleh imam mereka yakni Habib Rizieq Shihab tidak relevan lagi. Hal ini lantaran menurut Deni, Pancasila sudah sangat Syar’i jika dipandang dalam perspektif agama termasuk Islam.

“NKRI tidak ada embel-embel Syariah karena NKRI sudah Syar’i dan tidak bisa diganggu gugat lagi. Jika ada yang ingin mengganggu, lebih baik keluar dari Indonesia,” tegasnya.

Selain itu, Deni juga menyatakan bahwa perbedaan di dalam NKRI adalah sebuah keniscayaan yang tidak bisa diubah. Namun di balik perbedaan itu, bangsa Indonesia tetap bisa bersatu dan bergotongroyong. Karena kuncinya kata Deni adalah saling menerim perbedaan itu sebagai fitrah.

“Perbedaan tidak menjadi masalah, perbedaan ciptaan Tuhan, kita harus belajar dan menerima jangan bertengkar jika berbeda,” tuturnya.

Oleh karena itu, Deni menyerukan kepada seluruh bangsa Indonesia tanpa terkecuali agar bersama-sama menjaga Pancasila sebagai ideologi bangsa dan Indonesia tetap menjadi rumah bagi seluruh rakyat.

“Kita harus semakin Indonesia. Di Indonesia rumahnya Pancasila mari kita jaga bersama,” tutup Deni. []