Beranda News Daerah KAMMI Cilegon Minta Tempat Hiburan Malam dan Warung Makan Stop Operasi Sepanjang...

KAMMI Cilegon Minta Tempat Hiburan Malam dan Warung Makan Stop Operasi Sepanjang Ramadhan

286 views
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

CILEGON, Redaksikota – Ketua Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah Cilegon, Kosasih Maulana mengatakan bahwa pihaknya bersama dengan elemen Mahasiswa muslim lainnya mengimbau dengan keras kepada seluruh pengelola tempat hiburan malam bahwa agar tidak mengoperasikan usahanya sepanjang bulan Ramadhan, termasuk juga dengan pengusaha restoran maupun warung makan agar tidak berjualan saat umat Islam sedang beribadah puasa Ramadhan.

“KAMMI menghimbau dan mengingatkan kepada seluruh warga Cilegon dan sekitarnya agar mematuhi peraturan yang sudah disepakati dan ditetapkan oleh pemerintah kota demi terciptanya suasana Ramadhan yang damai, tentram, khusyuk, dan penuh berkah,” kata Kosasih dalam orasinya di Cilegon, Kamis (25/5/2017).

Bahkan dalam aksinya dan kirab yang dilaksanakan tersebut, Kosasih menyerukan juga kepada seluruh umat Islam dan umat agama lainnya di Kota Cilegon, agar bisa menjaga situasi dan kondisi sepanjang bulan Ramadhan bisa semakin kondusif.

“Mari bersama-sama menjadikan Ramadhan ini sebagai momentum untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT,” tukasnya.

Lebih lengkap disampaikan Ammar Abu Dazar yang merupakan salah satu aktifis yang tergabung dalam beberapa elemen mahasiswa islam tersebut menyatakan, sepakat pada bulan suci Ramadhan harus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita pada Allah swt, menaati seluruh perintah dan menjauhi larangan-Nya. Salah satunya yaitu menghindari diri dari perbuatan sia-sia dan maksiat.

“Kota Cilegon yang mayoritasnya umat Islam dalam menyambut bulan suci Ramadhan sudah menyiapkan peraturan khusus yang mesti ditaati oleh setiap badan usaha baik perorangan maupun persero,” kata Ammar.

Ia juga menegaskan, bahwa tempat hiburan seperti karaoke, live music, dan billiard baik sebagai sarana penunjang ataupun usaha khusus dilarang berkegiatan mulai dari 3 hari sebelum Ramadhan hingga 3 hari sesudah Ramadhan.

“Pengusaha restoran/tempat makan baik perorangan maupun persero di daerah Cilegon dihimbau menutup usahanya selama Ramadhan dan boleh dibuka setelah jam 16.00 WIB,” tegasnya.

KAMMI Cilegon menekankan apabila ditemukan pelanggaran dalam peraturan Walikota Cilegon segera diadukan kepada pihak berwenang. (jiwa)