Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota – Agenda pengajuan materi Peninjauan Kembali (PK) di Sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Jl Gajah Mada, Harmoni, Jakarta Pusat dipenuhi oleh dua elemen yakni kontra Ahok yang diisi oleh Front Pembela Islam (FPI), Aliansi Pergerakan Islam (API) Jabar dan Persaudaraan Alumni 212 (PA212).

Sementara kubu pro Ahok dihadiri oleh Barisan Relawan Bhinneka Jaya dan Harapan Warga (Hawa).

Salah satu orator dari elemen pro Ahok yang mengaku betnama Tirtayasa mengatakan bahwa dirinya hadir untuk membela Ahok demi bebasnya mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut bebas dari penjara.

“Kita di sini untuk keadilan Ahok dan keadilan kita bersama. Ketika keadilan di dalam sana tidak berpihak pada kita dan berpihak pada Ahok, maka kita akan tetap berada di sini,” kata Tirtayasa di hadapan massa aksi di depan gedung PN Jakarta Utara, Selasa (26/2/2018).

Ia juga menegaskan bahwa pengajuan PK yang dilakukan oleh pihak Basuki Tjahaja Purnama adalah sah dan merupakan bentuk upaya konstitusional yang dilakukan oleh warga negara Indonesia.

“Wahai saudara-saudaraku FPI, HTI, PKS, dengarkan hak konstitusional adalah hak segala bangsa. Kalau kalian nilai PK ini akan jadikan Ahok berbuat yang berlebihan maka itu salah,” tuturnya.

Jika masih ada orang-orang atau elemen yang menentang upaya pengajuan PK tersebut, Tirtayasa menilai mereka-mereka itulah orang yang rajin minum air kencing unta.

“Kalau kalian larang tim Ahok mengajukan PK itu tanda-tanda orang-orang yang sering minum kencing Unta,” tegasnya. (ibn)