Beranda News Daerah Salurkan Bantuan, MPN Pemuda Pancasila Bakal Lakukan Pendampingan Pemulihan

Salurkan Bantuan, MPN Pemuda Pancasila Bakal Lakukan Pendampingan Pemulihan

WIB
124 views
| Estimasi Baca: 2 minutes
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota.com – Pengurus Pusat Satuan Pelajar dan Mahasiswa (SAPMA) Pemuda Pancasila Komisariat Universitas Diponegoro Semarang menyampaikan bahwa para korban bencana Tsunami Selat Sunda termasuk di Banten sangat membutuhkan bantuan dan pendampingan pemiliha trauma.

Hal ini pun disampaikan oleh Syaiful Bahri yang memimpin rombongan dari Semarang itu. Ia juga mengatakan bahwa pihaknya akan ikut membantu melakukan pemdampingan sampai trauma yang dialami oleh para korban selamat dapat teratasi.

“Pemulihan wilayah sangat terdampak desa Sumber Jaya akan menjadi fokus utama sampai situasi menjadi normal seperti sebelum bencana menimpa,” kata Syaiful di Pandeglang, Banten, Sabtu (26/1/2019).

Bahkan dalam kegiatan mereka hari ini, SAPMA PP Komisariat Universitas Diponegoro juga melakukan kegiatan tambahan untuk memberikan semangat kepada anak-anak korban bencana.

“Kami melakukan trauma healing bagi anak-anak korban tsunami dengan kegiatan games, pembagian sembako, pembagian hadiah untuk anak, pembagian buku tulis,” paparnya.

Dalam penyaluran bantuan tersebut, SAPMA PP Komisariat Universitas Diponegoro yang didampingi oleh Majelis Pimpinan Pusat (MPN) Pemuda Pancasila itu juga memberikan sebanyak 225 unit kompor gas.

“Kami membawa bantuan 225 kompor gas yang dibutuhkan oleh keluarga yang terdampak langsung tsunami,” terang Plh Sekum SAPMA PP, Willy Danandityo dalam kesempatan yang sama.

Kemudian Willy menyebutkan jika kompor gas yanb disakurkannya itu merupakan bantuan juga dari perusahaan.

“Penyerahan 225 kompor gas Pengurus Pusat Sapma PP untuk warga kami salurkan melalui kepala desa sumber jaya ibu Siti Wahyuni yang mendapat dukungan dari Maspion dan Casa Da Vespa,” ujarnya.

Selain kompor gas, Pemuda Pancasila juga mendapatkan keluhan jika warga membutuhkan bantuan sebanyak 384 buah kasus tidur.

“Kepala desa Sumber Jaya juga menyampaikan bahwa saat ini warga sangat membutuhkan kasur tidur sebanyak 384 buah,” pungkasnya.

Terakhir, Willy pun menyatakan bahwa pihaknya akan membuat desa Sumber Jaya yang ikut terkena dampak Tsunami Selat Sunda itu sebagai desa binaan.

“Program lanjutan yang akan dilakukan adalah membuat desa Sumber Jaya sebagai desa binaan Pemuda Pancasila,” tutupnya.

[]