PNS
*istimewa
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota – Kado pahit akan melanda pegawai negeri sipil di kalangan DKI Jakarta. Pasalnya, menurut Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Muhamad Taufik, bahwa Tunjangan Kerja Daerah (TKD) untuk PNS di sejumlah satuan kerja perangkat daerah akan dipangkas.

Alasan pemangkasan TKD terhadap SKPD Pemprov DKI Jakarta tersebut disampaikan oleh Taufik lantaran serapan anggaran pemerintah daerah DKI Jakarta terbilang terlalu kecil, bahkan angkanya lebih kecil dari gaji para pegawai negeri sipilnya.

“Ada (serapan anggarannya) yang di bawah 50 persen dan bahwa 10 persen juga ada. Tapi, TKD pegawainya nyampe 80 persen bahkan 90 persen. Apa perlu yang kayak gitu dikasih TKD gede. Serapannya rendah ngapain gede-gede TKD-nya. Sama saja kayak orang tidur dibayar itu,” kata Taufik dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (22/9/2017).

Bahkan berdasarkan kajiannya, Taufik pun meminta dengan paksa agar TKD para PNS khususnya di Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik untuk dipangkas, mengingat serapan anggarannya di dinas tersebut terlalu kecil.

“Itu harus diturunin TKD PNS Dinas Kominfo Tik. Serapannya rendah banget. Turunin aja lah TKD-nya,” tegas Taufik.

Namun saat ditanya terkait apakah ada kaitannya dengan pelantikan Anies Rasyid Baswedan dengan Sandiaga Salahuddin Uno sebagai pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Taufik membantahnya.

“Tak ada kaitannya dengan itu. Ini murni karena hasil evaluasi,” tukasnya.