Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota – Koordinator Aliansi Mahasiswa Peduli OKU Selatan, Rizky Ardiyansyah menegaskan bahwa pihaknya sangat kecewa dengan respon Bupati Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKU Selatan), Popo Ali Martopo yang enggan menemui pihaknya terkait dengan diskusi demi kemajuan masyarakat.

Saat melakukan kunjungan ke kantor Kabupaten OKU Selatan, Rizky menyampaikan bahwa dirinya dengan beberapa Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli OKU Selatan tersebut sempat diterima oleh staf Bupati, namun sayangnya sang Bupati Popo belum bisa bertemu lantaran kesibukannya, namun pihak Kabupaten meminta agar pihaknya untuk menunggu sejenak.

Sayangnya, penantian yang cukup panjang beberapa jam tersebut, ternyata sang Bupati OKU Selatan tak kunjung menemui pihaknya. Kondisi ini yang menjadikan Rizky dan rekan-rekannya sesama Mahasiswa geram.

“Alasan yang tidak rasional bagi kami selaku Mahasiswa, yang sudah rela menunggu jadwal Bupati akan tetapi dibatalkan secara sepihak,” ujar Rizky yang juga aktivis BEM Universitas Sriwijaya itu, Kamis (20/7/2017).

Melihat gelagat buruk sang Bupati tersebut, Rizky pun menyatakan bahwa pihaknya langsung meninggalkan kantor Bupati OKU Selatan begitu saja.

“Kami meninggalkan ruangan dengan rasa kecewa, karena bapak Bupati yang terhormat tidak mau menemui Mahasiswa yang (notabane) ingin menyampaikan pandangan, yang itu berkaitan dengan kemajuan Kabupaten OKU Selatan sendiri,” tegasnya.

Pun demikian, Rizky menyatakan bahwa pihaknya berjanji akan melakukan reaksi yang lebih besar lagi jika memang Bupati Popo tak kunjung menemui pihaknya. Mulai dari audiensi hingga aksi unjuk rasa merespon janji-janji politik Bupati OKU Selatan itu saat berkampanye lalu.

“Akan ada audiensi susulan dan membawa Mahasiswa lebih banyak lagi di perkantoran pemerintah Kabupaten OKU Selatan,” pungkasnya.

“Siap Aksi untuk menuntut janji-janji Bupati saat pencalonan Bupati tahun 2015, terkhusus persoalan Islam Center,” imbuhnya.