kecelakaan kereta
*ilustrasi
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota – Lagi dan lagi, imbauan agar masyarakat tidak nekat menerobos palang pintu rel kereta api yang sedang tertutup pun seperti tak diindahkan oleh mereka. Bahkan seperti bak jagoan yang merasa nyawanya banyak membuat mereka selalu nekat walaupun sudah tahu kereta akan melintas.

Dan kasus kecelakaan maut yang diakibatkan peristiwa tersebut kembali terjadi. Kali ini insiden tersebut berlangsung di kawasan Desa Tegorejo, Kecamatan Pegandon, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

Menurut informasi, bahwa dikabarkan lima orang yang berboncengan dengan dua unit kendaraan bermotor dikabarkan tewas setelah dilibas kereta api. Bahkan menurut Kapolsek Pegandon, sebelum kecelakaan maut itu terjadi, para korban sudah diperingatkan oleh warga agar tidak nekat menerobos.

“Mereka berboncengan mau melintas dari arah utara ke selatan. Palang sudah ditutup kemudian melintas kereta api dari arah Barat ke Timur di rel sisi Utara.” kata Asri kepada wartawan, Jumat (16/6/2017).

“Sudah diperingatkan oleh saksi. Motor pertama langsung tertabrak sedangkan motor yang dibelakangnya juga tidak sempat mengerem,” imbuhnya.

Sementara insiden kecelakaan maut ini pun dibenarkan oleh Humas PT Kereta Api Indonesia Daop IV Semarang, Edy Koeswoyo. Ia mengatakan kecelakaan tersebut terjadi lantaran para korban nekat menerobos palang pintu rel kereta api yang sudah tertutup.

“2 sepeda motor menerobos pintu perlintasan,” terangnya.