Anies Baswedan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat berikan penghargaan ke Ditlantas Polda Metro Jaya di acara Apel gabungan Operasi Lintas Jaya. [foto : twitter/TMCPoldaMetro]
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota – Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengatakan dengan tegas bahwa pihaknya tetap konsisten untuk menghentikan proyek reklamasi melalui pencabutan sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) pulau Reklamasi di teluk Jakarta.

“Kita konsentrasi pada HGB aja dulu. Kita bereskan HGB, kita tunjukkan bahwa ada cacat administrasi. Dan kita ingin tunjukkan pemerintahan sekarang tertib administrasi,” kata Anies di Monas, Jakarta Pusat, Selas (16/1/2018).

Ia pun marah jika ada pengembang yang masih ngotot untuk melanjutkan reklamasi tersebut. Baginya yang namanya pelanggaran tetaplah pelanggaran, dan apapun namanya pelanggaran tetap tidak dapat dibenarkan.

“Anda (pengembang) melanggar sambil nyumbang, terus minta pelanggaran dibenarkan. Nggak, pelanggaran ya pelanggaran,” tegasnya.

Kemudian Anies juga menyampaikan jika pihaknya masih terus melakukan penyelesaian penjelasan terkait dengan maladminstrasi terhadap pulau Reklamasi tersebut. Berkas tersebut nantinya akan disampaikan kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk dikeluarkannya dokumen rekomendasi pencabutan sertifikat HGB tersebut.

Gubernur Anies mengatakan rencananya pada hari Rabu (17/1/2018) besok berkas tersebut akan selesai dan siap dikirimkan ke BPN.

“Kita masih finalisasi. Mudah-mudahan final hari ini besok bisa dikirim,” ujarnya.

Anies sebelumnya menjelaskan tentang aturan mengenai pembatalan HGB reklamasi. Aturan yang dimaksud dia yakni Peraturan Menteri (Permen) Agraria atau Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Nomor 9 Tahun 1999 tentang Tata Cara Pemberian dan Pembatalan Hak Atas Tanah Negara dan Hak Pengelolaan.

“Dasarnya adalah Permen Agraria Nomor 9 Tahun 1999, itu mulai dari Pasal 103 sampai Pasal 133. Itu di sana membahas semua tentang pembatalan HGB. Jadi ada klausulnya yang memungkinkan. Nah kami melihat cacat administrasinya ada banyak,” kata Anies di Ritz Carlton, Kuningan, Jakarta Selatan, kemarin. (*)