Beranda News Daerah Wah! Syahganda Sebut Anies Bakal Bangun Pulau Reklamasi Khusus Habaib

Wah! Syahganda Sebut Anies Bakal Bangun Pulau Reklamasi Khusus Habaib

820 views
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

JAKARTA, Redaksikota.com – Presidium Komite Aksi Anti Korupsi (KAKI), Syahganda Nainggolan menyebutkan bahwa Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan bercita-cita membangun sebuah pulau reklamasi yang besarnya sama persis dengan pulau reklamasi teluk Jakarta yang ada saat ini khusus untuk para Habaib.

“Saya terkejut Anies katakan bahwa ; saya akan bentuk satu lagi yang sama besarnya untuk tempat habib-habib dan menjalankan tabligh-tabligh di sana. Ini pikiran pak Anies,” kata Syahganda dalam diskusi publik bertemakan “Menyoal Kejahatan Korporasi Terhadap Reklamasi Teluk Jakarta” di Grand Alia Hotel, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (14/12/2018).

Salah satu tujuan mengapa pulau reklamasi yang khusus digunakan oleh para Habaib tersebut disebutkan Syahganda kemungkinan besar sebagai alat untuk melakukan kontrol terhadap para pebisnis taipan yang memiliki pulau-pulau reklamasi yang masih sisa itu.

Salah satunya untuk meminimalisir potensi ekspansi dari pebisnis China yang mencoba menguasai teluk Jakarta. Ketika ada sebuah pulau yang banyak diisi dengan kegiatan keagamaan, maka mereka akan berpikir ulang untuk melakukan penguasaan seperti yang ditakutkan beberapa kalangan itu.

“Kalau dari sisi negara menguasai dalam konteks geopolitik, ketakutan itu bisa dinetralisir, kalau betul disana banyak gerakan keumatan, saya pikir orang-orang RRC akan resah juga,” terangnya.

Meskipun demikian, Syahganda pun belum berani memastikan mengapa sejauh ini Gubernur Anies masih menyisakan 4 pulau reklamasi dari total 17 pulau yang ada.

Hanya saja Syahganda tetap meminta lembaga terkait untuk melakukan audit secara menyeluruh dan melakukan investigasi terhadap berbagai kemungkinan potensi yang ada dalam penghentian 13 pulau reklamasi dan penyisaan 4 pulau yang sudah terlanjur dilakukan pembangunan di atasnya itu.

“Saya mengatakan bahwa ketika Anies melakukan tindakan itu (penghentian ijin reklamasi) kita harus tetap usut,” ujar Syahganda.

“Kalau yang diberhentikan karena kesalahan maka BPK dan KPK harus periksa. Makanya kita harus dorong BPK gerak. Kalau dasarnya kongkalikong, korporasinya harus dijadikan tersangka saja, ada Agung Podomoro dan Aguan CS itu,” imbuhnya.

(red)