Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

JAKARTA, Redaksikota.com – Presidium KAKI (Komite Aksi Anti Korupsi), Syahganda Nainggolan mengapresiasi sikap nasionalisme Gubernur DKI Anies Baswedan yang menghentikan 13 proyek Reklamasi Teluk Jakarta.

Syahganda mengatakan Anies telah menjalankan janji kampanye Pilkada 2017, yakni menghentikan Pulau Reklamasi Teluk Jakarta. Bahkan, empat pulau yang sudah terlanjur dibangun itu akan diambil alih oleh negara.

“Dia (Anies) bilang ini (reklamasi) diambil alih negara, makanya saya lihat Anies sangat nasionalis. Saya tetap apresiasi Anies dalam konteks janjinya, dia kooperatif,” kata Syahganda di Jakarta, Jumat (14/12/2018).

Menurut dia, apabila negara menguasai reklamasi yang sudah dibangun dalam konteks geopolitik maka ketakutan yang terjadi bisa dinetralisir. Apalagi, kata dia, Anies akan membentuk tempat untuk habib-habib gelar tabligh akbar yang tak kalah besar disana.

“Kalau betul disana banyak gerakan keumatan, saya pikir orang-orang RRC akan resah juga datang kesana,” ujarnya.

Namun, Syahganda beranggapan lain jika halnya Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang menjadi Gubernur DKI. Menurutnya, Ahok berpikirnya bakal ada uang masuk dari pengembang untuk bangun reklamasi. Setelah itu, kemungkinan pulau akan dijual kepada pengembang tersebut.

“Kalau Ahok, dia dengan Rp180 triliun yang diperkirakan akan masuk dari pengembang. Dia lepas penguasaan semua pulau kepada taipan-taipan. Artinya, dia jual pulau,” tandasnya.

(rel)