Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota.com – Warga pemukiman yang tinggal di sekitar Lippo Cikarang yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Kesehatan merasa resah dengan tidak kooperatifnya PT Lippo Cikarang Tbk dengan Pemerintah dalam pemeriksaan kesehatan terhadap pekerja asal China dalam proyek Meikarta. Hal ini terkait dengan merebaknya virus Corona (2019-nCov) yang saat ini tengah menjadi atensi ancaman kesehatan masyarakat beberapa negara.

Terkait hal itu anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Budiyanto akhirnya mengadakan pertemuan dengan pihak manajemen Lippo Cikarang untuk meminta kepastian pemeriksaan kesehatan terhadap para pekerja asal China.

Budiyanto mendesak pihak Lippo agar bisa memastikan seluruh pekerja asing asal China baik yang legal atau illegal agar diperiksa kesehatannya. Hal ini terkait dengan merebaknya wabah virus Corona. Budiyanto melihat ada upaya perlindungan dari pihak Lippo terhadap para pekerja asing asal China.

“Sebelumnya dari Dinas Kesehatan, Dinas Tenaga Kerja, Polres, Kodim, Imigrasi dan Anggota DPRD datang ke Kantor Pemasaran Meikarta di Maxxbox untuk Pemeriksaan Kesehatan. Saat kami datang para pekerja asal China itu kabur dari barak ke Hotel dan Perumahan Elit di sekitar Lippk Cikarang. Anehnya Pihak Lippo Cikarang melalui PT. Mahkota Sentosa Utama cenderung melindungi mereka dan menutupi dengan kabar dan data bohong,” terang Budiyanto dalam pertemuan dengan pihak Lippo Cikarang di sebuah kafe di kawasan Lippo Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Selas (11/2/2020).

Dalam pertemuan itu, hadir antara lain Komisaris Lippo Cikarang Ali Said, Presiden Direktur Lippo Cikarang Simon, Presiden Direktur Meikarta Reza Chatab, dan Kontraktor China Construction Santara Taufiq. Sementara itu selain Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Budiyanto, pertemuan juga dihadiri oleh MUI Kab Bekasi Saleh Djaelani dan Ketua Kadin Kab Bekasi Obing.

Selain itu, Budiyanto juga mencium ada upaya menutupi jumlah pekerja asal China dari pihak Lippo.

“Apa yang terjadi kemudian adalah bukan hanya urusan virus Corona ternyata malah membuka tabir baru yang juga sangat dahsyat. Yaitu dugaan adanya 3.000 Pekerja asal China yang statusnya tidak semua legal cenderung ada juga yg Ilegal,” lanjut Budiyanto.

Sementara itu Aris Perdanakusuma salah seorang tokoh masyarakat di pemukiman Lippo Cikarang mendesak agar pihak DPRD Kabupaten Bekasi, Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi dan Pemerintah Pusat agar bertindak tegas terhadap PT Lippo Cikarang Tbk dalam kaitannya dengan upaya pencegahan penularan penyakit yang diakibatkan virus Corona.

“Pemerintah dan DPRD Kabupaten Bekasi harus ambil langkah cepat dan tegas. Lakukan pemeriksaan kesehatan pekerja China yang ada di perusahaan dari mitra yg ada di Lippo. Ini penting karena sangat meresahkan warga,” tegas Aris Perdanakusuma.

Aris Perdanakusuma juga mengapresiasi inisasi dan pendampingan dari Anggota DPRD Bekasi Budiyanto yang berjanji kepada warga untuk terus memantau permasalahan ini. []