Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota.com – Meski Pilpres 2024 masih memiliki jeda waktu yang sangat panjang. Semangat ‘Anies For Presiden’ sudah mulai menggema hampir di semua lapisan masyarakat, khususnya di seantero bangsa ini memasuki akhir tahun 2020.

Sejumlah media dan lembaga survei pun kini terus mengelus nama orang nomor satu di DKI Jakarta itu sebagai kandidat terkuat, untuk menjadi pemimpin masa depan di tanah air.

Di tengah maraknya semangat ‘Anis For Presiden’, Ketua GPMI DKI Jakarta, Syarief Hidayatulloh menilai hal itu merupakan kewajaran. Karena, gubernur yang diusung oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Gerindra di pilkada lalu itu memiliki track record yang mumpuni.

“Adanya semangat yang menggema di tengah masyarakat untuk mendukung Anis Baswedan menjadi presiden merupakan penilaian yang objektif dari rakyat. Sebab, Pak Anis dikenal sangat jujur, bersih dan sayang terhadap rakyatnya,” ujar pria berkumis tebal itu kepada wartawan, Senin (10/8/2020).

Menurut mantan caleg Partai Perindo itu, meski dukungan masyarakat untuk menjadikan gubernur berdarah Jawa itu menjadi orang nomor satu di Republik begitu deras.

Namun, komitmen Anis Baswedan untuk menuntaskan amanah yang diberikan warga Jakarta lima tahun kedepan tidak tergoyahkan.

“Sampai saat ini, yang saya ketahui Pak Anies masih fokus dalam mengurus Jakarta. Sekalipun dukungan terus mengalir, Anies tidak tergiur sama sekali untuk menjadi Presiden,” bebernya.

Syarief mengingatkan untuk menjadi orang nomor satu di negeri ini, tidak semudah yang dibayangkan banyak orang. Sebab, dibutuhkan persiapan yang matang, salah satunya kendaraan politik yang akan digunakan.”Perlu ada partai yang mengusung. Kalau tidak ada partainya, bagaimana mau bertarung di pilpres,” katanya.

Namun, pria yang sudah malang-melintang di perpolitikan DKI ini mencatat, Anis tergolong sukses dalam memimpin Jakarta. Dengan prestasi tersebut, jika partai mengusung akan memberikan keuntungan dalam meraih suara di pileg.

“Saya kira siapa pun yang akan menjadi lawan tanding Anies akan sulit mengimbangi. Karena kalangan islam dan Nasionalis sudah tahu bahwa Anies figur idela memimpin negeri ini,” tutupnya. []