tolak reklamasi
Aktivis HMI Jakarta Raya gelar aksi unjuk rasa di depan Balaikota DKI Jakarta desak reklamasi teluk Jakarta dihentikan. [istimewa]
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jakarta Raya menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Balaikota DKI Jakarta. Aksi tersebut bertujuan untuk mendesak kepada Pemprov DKI Jakarta agar segera menghentikan proyek Reklamasi yang ada di utara Jakarta itu.

Menurut Kepala Bidang Perguruan Tinggi, Kemahasiswaan, dan Kepemudaan (PTKP) HMI Jakarta Raya, Iskandar Dinata bahwa reklamasi tersebut sudah menjadi salah satu penyumbang kemiskinan di Jakarta bertambah.

“Proyek Reklamasi diteluk Jakarta yang berjalan sampai saat ini hanya memperlebar kemiskinan, pengerukan laut berpotensi merampas ruang hidup dan pekerjaan masyarakat yang notabene sebagai nelayan di teluk Jakarta,” kata Iskandar Dinata dalam keterangannya, Jumat (8/12/2017).

Dalam kedatangannya ke Balaikota itu pula, Aktivis HMI tersebut mendesak kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan untuk segera mencabut izin proyek pengerjaan pulau buatan tersebut.

“Kami meminta dengan tegas kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Anies-Sandi harus pastikan reklamasi teluk Jakarta tidak dilanjutkan atau hentikan. Dan segera cabut izin reklamasi yang dipegang PT Kapuk Naga Indah dan PT Muara Wisesa Land. Karena jika terus dilanjutkan akan berdampak buruk bagi kehidupan para nelayan serta hilanglah mata pencaharian mereka,” tegasnya.

Selain kepada Gubernur Anies, HMI Jakarta Raya juga mendesak kepada Presiden Joko Widodo untuk seger mengambil langkah strategis agar proyek reklamasi tersebut bisa dihentikan sesegera mungkin.

“Kami meminta kepada Presiden Joko Widodo untuk segera mengeluarkan Keputusan Presiden (Keppres) untuk segera menghentikan proyek reklamasi yang berjalan sampai saat ini. Karena proyek reklamasi yang berjalan sampai saat ini menghilangkan ruang jelajah para nelayan semakin menjauh,” lanjutnya.

Terakhir, Iskandar Dinata juga mendesak kepada Presiden Joko Widodo untuk mencopot Menko Kemaritiman yang saat ini dijabat oleh Luhut Binsar Pandjaitan, hal ini lantaran purnawirawan TNI tersebut telah mencabut moratorium reklamasi yang sempat diberlakukan oleh Menko Kemaritiman bersama dengan para jajaran kementeriannya.

“Kami pun meminta kepada Presiden Jokowi untuk segera mereshuffle Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan, karena sudah bercabut moratorium izin reklamasi tanpa mempertimbangkan dampak-dampaknya,” tegas aktivis yang juga sebagai koordinator lapangan aksi itu. (*)