Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Malang, Redaksikota.com – Sekelompok mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Kota Malang, melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Kota Malang. Mereka meminta KPK memperbaiki kinerja dan tidak menyudutkan anggota pansel calon pimpinan (capim) KPK.

Mereka berdemonstrasi di sekitar Roadshow Bus Antikorupsi KPK.

“Kami menuntut KPK benar-benar harus diperbaiki, dan kami menuntut bahwasanya orang-orang yang memfitnah dan mengada-ada informasi harus segera diusut tuntas oleh pihak Polri,” kata salah seorang orator aksi, Muhammad Yafi di depan Gedung DPRD Kota Malang, Sabtu (7/9/2019) sore.

Dia khawatir, ada sangkaan-sangkaan buruk terhadap pansel-pansel KPK sendiri. Apalagi berbagai sangkaan tersebut dikatakannya tidak ada yang terbukti kebenarannya di permukaan.

Dan Yafi meminta agar para pansel capim KPK yang saat ini masih bekerja untuk mencari pimpinan KPK yang baru periode 2019-2023 untuk tidak takut dengan berbagai ancaman mereka.

‚ÄúPansel jangan takut ancaman berbagai pihak. Pansel harus memilih capim yang berani,” ujarnya.

Yafi juga menyebut ada beberapa pernyataan yang menyudutkan peserta seleksi capim KPK. Namun tuduhan itu menurutnya tak disertai dengan bukti.

“Ada memang di media nasional itu tersebar dari beberapa calon memiliki track record buruk, tapi tidak disertakan bukti-bukti yang nyata atau bukti yang diperlihatkan pada masyarakat. Karena itu, akhirnya ini jadi bahan diskusi kami dari aliansi,” ujarnya.

Dia menilai seharusnya proses seleksi capim KPK itu dipercayakan sepenuhnya pada pansel. Karena menurutnya, anggota pansel merupakan orang-orang pilihan.

“Ini kan capim-capim, orang yang dipilih oleh Presiden Jokowi, yang pasti tidak mungkin lah orang-orang biasa, orang-orang yang mempunyai masalah, tidak mungkin Pak Jokowi memasukkan orang-orang itu,” pungkasnya.