Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

TANGERANG SELATAN, Redaksikota– Kesatuan Angkatan Muda Sriwijaya (KAMSRI) dalam waktu dekat akan menggelar Musyarawah Besar ke sepuluh (Mubes X) untuk memilih Ketua Umum KAMSRI yang baru. Rencananya Mubes tersebut akan diselenggarakan di kota Tangerang Selatan.

Sekretaris SC Mubes Kamsri X, Riyan Hidayat, mengatakan bahwa regenerasi di tubuh Kamsri harus berjalan dengan baik, progresif dan produktif.

“Kita menyadari bahwa regenerasi itu sangat penting. Sehingga, Mubes ini harus menjadi momentum perbaikan Kamsri agar lebih produktif dan progresif,” ujarnya saat konferensi pers di kawasan Tangerang Selatan, Kamis, (5/4/2018).

Ketua Panitia Pelaksana Mubes Kamsri ke X, Junaidi, juga menjelaskan mengenai KAMSRI . Dia mengatakan bahwa tujuan berdirinya KAMSRI ini adalah sebagai organisasi kepemudaan yang bersifat independen, kekeluargaan dan kedaerahan berazaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Sebagai wadah berhimpun bagi para pemuda asal Sumatera bagian Selatan (Provinsi Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Jambi dan Bangka Belitung) atau bagi pemuda yang peduli dengan masyarakat Sumatera bagian Selatan untuk menjaga kebersamaan, kekompakan dan kesatuan serta menjalin hubungan kemitraan dengan berbagai pihak.

“Semboyan Kesatuan Angkatan Muda Sriwijaya adalah Panca Karsa, yaitu, Kekeluargaan, Kebersamaan, Kekompakan, Beramal Ilmiah dan Berilmu Amaliah Terbinanya semangat kecendekiawan dan kenegarawan para generasi muda Sumatera Bagian Selatan dalam membangun masyarakat adil, makmur dan berperadaban mulia,” ujar Junaidi.

Dia juga mengatakan tujuan KAMSRI sendiri untuk mengkaji, meneliti, memajukan, dan mengembangkan nilai-nilai luhur tradisi dan budaya Sriwijaya demi kesejahteraan masyarakat Sumatera Bagian Selatan dan bangsa Indonesia. Berpartisipasi dalam merencanakan, melaksanakan dan evaluasi pembangunan daerah dan nasional.

Dalam jumpa pers itu juga, dia mengatakan akan ada tiga kandidat ketua umum yang maju pada Mubes ke X KAMSRI, yaitu Advokat dan Pengusaha Tony Sastra, Dokter Kemas Abdurrohim, dan Ahmad Irfan.

Agenda Mubes KAMSRI ini juga mendapat respon positif dari berbagai kalangan pemuda dan mahasiswa asal Sumbagsel. Salah satunya dari perwakilan aktivis mahasiswa asal provinsi Bengkulu, Hendri Satrio.

“Mubes KAMSRI kali ini harus betul-betul menjadi momentum sharing gagasan, sehingga perdebatannya tidak lagi sebatas pergantian kekuasaan semata, tetapi lebih kepada rencana strategis untuk ikut berpartisipasi membangun bangsa Indonesia kedepan, khususnya provinsi-provinsi di daerah Sumatera bagian Selatan,” ujar Hendri saat dihubungi Redaksikota, Kamis, (5/4/2018).

Hendri menambahkan, konsolidasi organisasi primordial ini jika dikelola secara baik akan berdampak positif bagi suatu daerah dan tentunya juga bagi kemajuan bangsa.

“Primordialisme jangan dipandang sebagai suatu upaya membangkitkan sentimen kesukuan semata, tetapi semangat persatuan dan kesatuan yang digalang oleh pemuda inilah yang akan  menjadi pilar untuk memperkokoh NKRI,” tegas Hendri.

Sementara itu, tokoh pemuda asal Lampung, M. Andrean Saefudin berharap Mubes Kamsri kali ini dapat berjalan lancar dan menghasilkan pemimpin baru yang dapat menyatukan segenap potensi pemuda asal Sumbagsel dan setiap unsur yang ada di KAMSRI. Sehingga kedepan KAMSRI dapat berperan secara aktif di kancah nasional bahkan internasional.

“Semoga Mubes Kamsri ini berjalan lancar, sehingga kedepan kita dapat berfokus dalam merespon isu-isu kedaerahan maupun isu nasional,” pungkas Andrean yang juga merupakan sekretaris pelaksana agenda Mubes Kamsri ke sepuluh ini.