Anies, Sandi
Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno.
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

JAKARTA, Redaksikota – Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta Iman Satria mengaku prihatin dengan banyaknya masyarakat yang mengadu ke DPRD lantaran sulitnya melakukan pengaduan ke Pemprov DKI Jakarta. Apalagi di bawah kepemimpinan Anies-Sandi, Tm Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) diberikan alokasi dana yang tidak kecil.

“Ini masyarakat banyak yang mengadu TGUPP lambat menerima merespon aduan masyarakat,” kata Iman di Jakarta, Rabu (2/5/2018).

Ia berharap agar Anies-Sandi mengevaluasi para pembantunya itu agar kinerja mereka bisa maksimal. Karena menurut Iman, barometer kinerja TGUPP juga dilihat dari terakomodirnya seluruh pengaduan masyarakat terhadap Pemprov DKI Jakarta. Jika masih banyak publik yang mengeluh pelayanan Pemprov tidak maksimal, maka di situ ada masalah.

“Mana kerjanya (TGUPP)?, Tak ada. Gampang saja menilainya, kalau masyarakat sering mengadu ke dewan (karena) susahnya mengadu ke pemprov dan serapan (anggaran) masih rendah masuki tengah tahun ini,” tuturnya.

Iman juga menekankan agar uang negara sebesar Rp28 miliar untuk membayar para bala bantuan Anies-Sandi tersebut tidak menguap begitu saja, maka harus ada evaluasi kinerja.

“’Harus dilihat dan harus dievaluasi memang menurut saya. Supaya dana ini bisa dipertanggungjawabkan. Kalau yang tak bisa kerja pecat saja, buat apa jadi beban Anies – Sandi dan APBD,” tegasnya.