Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Jakarta, Redaksikota.com – Aturan tentang pelarangan Polisi untuk tidak memamerkan kekayaan dan juga tidak berperut buncit, menjadi sebuah ide yang cukup baik. Hal tersebut, bisa untuk menghindari kecemburuan sosial. Selain itu, pendekatan publik polisi sebagai pengayom dan pelindung masyarakat juga harus diperkuat.

“Saya kira ini ide dari Kapolri khusus pamer kekayaan dan larangan perut buncit bagi polisi sangat baik. Ini baik untuk menghindari kecemburuan sosial. Harusnya diperkuat public approaching (pendekatan publik) polisi sebagai pengayom masyarakat dan pelindung. Tugas polisi selama ini yang kita tahu hanya keamanan. Contoh mengamankan pemilu, aksi kerusuhan dan sebagainya,” ujar Jerry Massie, Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies, Kamis (21/11/2019)

“Selain itu pola hidup sederhana ini baik agar tidak terkesan polisi itu serakah dan egois. Tapi persoalannya apakah itu akan di kontrol setiap hari. Kalau difoto orang bagaimana? Bagi saya yang diperkuat karakter polisi agar tidak korupsi, membantu rakyat kecil jika ada masalah,” lanjut Jerry.

Dengan adanya aturan tersebut, maka nantinya juga akan ada sanksi yang akan diberikan kepada yang melanggarnya. Sanksi yang diberikan, juga harus jelas bentuknya seperti apa, apakah hanya teguran atau berupa tindakan tertentu.

“Persoalnya jika tak menerapkan aturan ini apakah ada sangsi? Ataukah hanya mengingatkan saja tanpa ada tindakan. Bisa saja melanggar maka tak diberikan tunjangan, THR ataukah gaji dipotong. Soalnya kalau pecat nanti kena pasal pelanggaran HAM. Untuk di medsos saya sepakat khusus bagi istri-istri polisi jangan pamer kekayaan dan sebagainya. Kalau kegiatan yang bermanfaat tak masalah,” pungkas Jerry. (*)