Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

JAKARTA, Redaksikota.com – Ribuan buruh dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung DPR RI, Jakarta Pusat. Dalam unjuk rasa tersebut para buruh membawa dua isu, pertama soal RUU Omninus Law dan kenaikan iuran BPJS Kesehatan khususnya di kelas tiga.

“Pada hari ini, KSPI melakukam aksi di 20 provinsi dengan membawa dua tema. Omnibus Law dan kenaikan iuran BPJS kesehatan khusus kelas tiga,” ujar Said Iqbal, Presiden KSPI, di depan DPR RI, Senin (20/1/2020).

Ada beberapa alasan para buruh KSPI menolak Omnibus Law, pertama akan adanya penghapusan sistem upah minimum dan diganti dengan upah per jam. Kedua akan dihapuskannya pesangon, ketiga penggunaa outsourcing dan tenaga kerja kontrak akan semakim masif.

Keempat jaminan pensiun dan jaminan kesehata terancam dihilangkan, kelima tenaga kerja asing semakin dipermudah dan keenam akan dihapuskannya efek jera kepada pengusaha dalam sanksi pidana.

“Dengan enam alasan tersebut, maka kami minta agar DPR membatalkam Omnibus Law yang berhubungan dengan ketenagakerjaan,” jelas Said.

Said juga mengatakan, bahwa para buruh mendukung apa yang dikatakan oleh Presiden Jokowi tentang investasi. “Kami setuju dengan Preside Jokowi yang mengundang investasi masuk Indonesia. Tapi, investasi tersebut harus menjamin kesejahteraan pekerja,” katanya.