Beranda News Para Dokter Menyikapi Banyak Korban di Pemilu Serentak 2019

Para Dokter Menyikapi Banyak Korban di Pemilu Serentak 2019

76 views
Konferensi pers Komunitas Kegiatan Peduli Bangsa, di Jakarta. Kamis (9/5/2019).
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

JAKARTA, Redaksikota – Para dokter yang tergabung dalam Komunitas Kegiatan Peduli Bangsa, berkumpul untuk merespon banyaknya orang yang meninggal dalam pelaksanaan Pemilu serentak 2019. Hal tersebut disampaikan oleh Elza Syarif, SH selaku ketua Komunitas Peduli Bangsa.

“Saat ini kami dari Dokter Komunitas Peduli Bangsa, hadir untuk mencari solusi terbaik untuk negara kita. Para dokter disini perduli dengan penyelamatan nyawa manusia semaksimal mungkin,” jelas saat konferensi pers di kantornya, Jalan Latuharhary No. 19 Menteng – Jakarta Pusat, Kamis (9/5/2019).

Dalam pertemuan yang dihadiri 42 orang perwakilan dokter ini, juga disampaikan pernyataan sikap dari Komunitas Kegiatan Peduli Bangsa. Pernyataa sikapnya, yaitu :

Komunitas Kegiatan Peduli Bangsa
Sehubungan dengan kejadian  banyak korban yang jatuh baik sakit maupun meninggal dunia, yang menimpa petugas KPPS, Pengawas Pemilu, angota Polri selama proses Pemilihan 2019 berlangsung, maka kami menyatakan keprihatinan yang memdalam. Dan menyatakan ini sebagai sebuah bencana kesehatan nasional. Atas dasar tersebut, kami menyatakan sikap :

1. Memuntut pemerintah menyatakan hari nerkabung nasional, dgn memasang nendara mereah putih setengah tiang hingga 22 mei 2019
2. Menuntut pemerintah membentuk suatu tim gabungan pencari fakta yang independen
3. Mendorong Komnas HAM untuk meneliti adanya dugaan pelanggaran HAM dan membawa kasus pelanggaran yg terjadi ke forum internasional dan dewan HAM PBB
4. Mendorong Polri lakukan penyelidikan dan mengeluarkan surat perintah otopsi kepada para korban
5. Menutut pemerintah nertanggung jawab penuh kepada seluruh korban, dengan memberikan santunan sesuai dengan Undang – Undang

Demikian pernyataan kami ini,
Jakarta, 9 Mei 2019

Konferensi pers Komunitas Kegiatan Peduli Bangsa, di Jakarta. Kamis (9/5/2019).