Beranda Nasional Mahasiswa Dorong Masyarakat Boikot 4 Parpol Pendukung HTI

Mahasiswa Dorong Masyarakat Boikot 4 Parpol Pendukung HTI

JAKARTA, Redaksikota.com – Ketua Lingkar Aksi Mahasiswa Indonesia, Luthfi Hardi menilai bahwa Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) adalah organisasi yang jelas sudah terlarang tumbuh kembang di Indonesia jika merujuk pada amar putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta yang menolak gugatan mereka pasca dibubarkan pemerintah melalui pencabutan SK dengan nomor AHU-00282.60.10.2014.

Kemudian dari segi ruang gerkanya, organisasi tersebut telah mengupayakan pendirian negara khilafah yang jelas tidak sesuai dengan Pancasila yang selama ini dianut oleh Indonesia.

“Konstitusi HTI secara sederhana menggunakan kata ‘Khilafah’ dan ‘Negara’ secara bergantian. Bangsa dalam konsep ‘negara-negara’ bagi gerakan ini adalah ‘Islam’ yang wilayahnya dinamakan sebagai dar al Islam sedangkan di luar itu dinamakan dar al kufr,” kata Luthfi dalam siaran persnya hari ini di Jakarta, Jumat (18/5/2018).

Selain itu, dalam konsep negara khilafah yang disebutkan oleh HTI adalah penerapan murni hukum Islam, dan bagi yang tidak mengindahkan hukum tersebut mereka dicap sebagai kelompok kafir. Bagi Luthfi, pola sepetti itu jelas bertentangan dengan kehidupan bangsa Indonesia yang sudah terbangun selama ini.

“Di dalam dar al islam diterapkan hukum Islam, dan di luarnya masuk kategori hukum orang kafir. Dan kiranya ini telah menjadi kontradiktif dengan kehidupan bangs Indondzia saat ini yang majemuk dan multikultural, tidak sesuai dengan ideologi dan paham yang diterapkan,” tuturnya.

Sayangnya, selama ini masih ada pihak elite maupun parpol yang mencoba memberikan perlindungan bagi HTI untuk mempertahankan diri. Luthfi menyebut mereka adalah partai oposisi yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Gerindra, Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Bulan Bintang (PBB).

Berdasarkan sikap empat partai politik tersebut, Luthfi pun mendorong kepada seluruh masyarakat Indonesia yang masih mencintai dan peduli terhadap kehidupan Pancasila untuk memberikan sanksi sosial.

“Mengajak kepada seluruh Mahasiswa Indonesia sebagai agent of control dalam masyarakat untuk memberikan sanksi sosial kepada 4 partai politik; PKS, Gerindra, PAN, PBB yang mendukung HTI,” tegasnya.

Ia juga mendesak kepada 4 partai yang disebut itu agar segera melakukan taubat massal atas nama Pancasila.

“Menuntut 4 partai politik yang mendukung HTI untuk segera bertaubat atas nama Pancasila sebagai falsafah hidup bangsa Indonesia,” tambahnya.

Terakhir, Luthfi juga meminta dengan tegas kepada seluruh partai politik agar menjalankan roda organisasinya sesuai dengan harapan demokrasi di Indonesia dijalankan.

“Mendesak semua partai politik untuk menjalankan agenda politik yang sehat sesuai dengan demokrasi Indonesia yang berasaskan Pancasila,” tutupnya. (ibn)