Beranda Nasional Habib Novel Tegaskan Dukung Polri Habisi Sel-sel Teroris di Indonesia

Habib Novel Tegaskan Dukung Polri Habisi Sel-sel Teroris di Indonesia

Habib Novel Bamukmin

JAKARTA, Redaksikota.com – Humas Persaudaraan Alumni 212, Habib Novel Chaidir Hasan Bamukmin mengatakan bahwa pihaknya sangat mengutuk keras aksi terorisme dalam bentuk apapun, termasuk juga peledakan bom bunuh diri di Surabaya sejak hari Minggu hingga hari Senin kemarin.

“Kami jelas mengutuk aksi biadab yang tidak berperi kemanusian itu. Yang sangat membuat prihatin kita semua karna dilakukan di saat kami umat Islam sedang sibuk-sibuknya menyambut puasa Ramadhan, sehingga sangat menyita kekhusyukan kami dan membuat suasana yang tidak nyaman,” kata Habib Novel kepada wartawan, Selasa (15/5/2018).

Ia menilai siapapun orangnya, ketika melakukan tindakan terorisme apalagi sampai mengakibatkan korban orang lain, maka orang tersebut bukanlah orang yang beragama. Hal ini lantaran tidak ada agama satu pun di dunia ini yang membenarkan tindakan semacam itu.

“Hanya manusia tidak beragama yang berani melakukan ini untuk mengadu domba antar umat beragama juga mengadu domba rakyat dengan aparat,” tegasnya.

Habib Novel yang merupakan bagian dari Keluarga Besar Front Pembela Islam (FPI) tersebut pun menegaskan bahwa pihaknya sangat meminta kepada pemerintah untuk bertanggungjawab terhadap terjadinya teror bom semacam itu. Ia menilai pemerintah tidak mampu mengantisipasi secara dini.

Apalagi ia mengingatkan peristiwa teror semacam itu juga pernah dialami oleh Habib Rizieq bin Shihab ketika FPI sedang menggelar kegiatan di kawasan Cawang, Jakarta Timur. Dimana dalam kasus terbakarnya sebuah mobil tersebut sampai saat ini tidak tuntas padahal kejadiannya pun sudah sejak pertengahan tahun 2017 lalu.

“Iya. Kami minta pertanggung jawaban pemimpin negeri ini yang tidak bisa memberikan rasa nyaman kepada rakyatnya dengan rentetan aksi bom yang kami FPI juga pernah di bom mobil di cawang yg sampai saat ini ga diusut kasusnya sampai tuntas,” tuturnya.

Masyarakat jangan mudah terprovokasi

Kemudian Habib Novel pun meminta kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi dengan isu apapun di tengah-tengah situasi yang belum kondusif ini. Apalagi potensi munculnya hasutan dan adu domba sangat rentan terjadi.

“Kami menghimbau jangan terprovokasi dan tetap kita ikuti intruksi ulama agar kita jangan diadu domba dan kami turut berduka cita sedalam dalamnya,” tuturnya.

“Serta bagi umat Islam yang menjadi korban agar umat Islam bisa melakukan sholat gaib sebagai bentuk keprihatinan yang mendalam atas teragedi biadab yang tidak berperi kemanusiaan ini,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Habib Novel juga menyatakan bahwa pihaknya sangat mendukung apapun upaya pemerintah untuk menghabisi jaringan dan sel-sel terorisme itu.

“Kami dukung Polri untuk memberantas teroris yang benar-benar teroris sampai ke akar-akarnya, yaitu usut juga bom mobil yang telah diledakan saat kami FPI menggelar Tabligh Akbar,” tutupnya. (rel)