KSPI Paksa Trump Batalkan Pemindahan Kedubes Tel Aviv ke Yerussalem

KSPI Paksa Trump Batalkan Pemindahan Kedubes Tel Aviv ke Yerussalem

BERBAGI

Redaksikota – Ratusan massa aksi dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menggelar aksi unjuk rasa untuk menolak kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mewacanakan akan memindahkan Kedutaan Besar Amerika untuk Israel dari Tel Aviv ke Yerussalem.

“Kita aksi di sini karena Donal Trump menyetujui pemindahan kedubesnya dari Tel Aviv ke Yerussalem. Padahal Yerusalem adalah ibukotanya Palestina. Artinya dengan ini Amerika mendukung penjajahan Israel kepada Palestina,” kata Deputi Presiden KSPI, Muhammad Rusdi di depan Kedubes AS, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (16/4/2018).

Terkait dengan sikap Trump tersebut, Rusdi menyatakan dengan tegas bahwa pihaknya menentang keras kebijakan yang dianggap sebagai bentuk penjajahan yang dilegalisasi oleh Negara Adidaya itu.

Bahkan Rusdi menyatakan seluruh elemen buruh di Indonesia mendesak kepada Trump untuk segera mencabut kebijakan dan membatalkan rencana dzalimnya itu kepada warga Palestina.

“Kami kaum buruh Indonesia meminta Presiden Amerika untuk membatalkan memindahkan Kedubes Amerika dari Tel Aviv ke Yerusalem,” tegasnya.

Lebih lanjut, Rusdi mengatakan bahwa aksi tersebut merupakan wujud dari solidaritas bangsa Indonesia kepada rakyat Palestina, sekaligus gerakan buruh Indonesia untuk menentang penjajahan kaum buruh di Tanah Para Nabi itu.

“Ini adalah aksi kemanusian.┬áMomentum bagi kaum buruh Indonesia,┬ábukan hanya upah saja, tetapi untuk dunia yang lebih luas lagi. Ini bukanlah pertama dan terakhir tetapi akan terus menerus aksi di sini,” tegasnya.

Selain KSPI, aksi tersebut juga dihadiri bebetapa elemen, diantaranya adalah FSPMI, PPMI, dan FSUI. Massa juga mengenakan baju serba putih dengan syal bendera Palestina. (akb)