Tok! PTUN Kabulkan PKPI Jadi Peserta Pemilu 2019

Tok! PTUN Kabulkan PKPI Jadi Peserta Pemilu 2019

BERBAGI

JAKARTA, Redaksikota – Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) akhirnya memutuskan untuk mengabulkan gugatan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) pimpinan AM Handropriyono terkait dengan putusan Bawaslu yang menolak permohonan partai yang dipimpin Hendropriyono itu sebagai peserta Pemilu 2019.

Dalam persidangan itu, Ketua Majelis Hakim PTUN, Nasrifal menyatakan bahwa pengadilan resmi membatalkan surat keputusan KPU yang telah mengganjal PKPI menjadi partai peserta pemilu 2019 mendatang.

“Pertama, mengabulkan gugatan penggugat untuk seluruhnya. Kedua, menyatakan membatalkan surat keputusan KPU Nomor 58/ PL.01.1-Kpt/03/KPU/II/2018 Tentang Penetapan Partai Politik Peserta Pemilu 2019,” kata Hakim Nasrifal saat membacakan putusan, Rabu (11/4/2018).

Selain itu, putusan sidang juga mengamanatkan agar KPU segera menerbitkan surat ketetapan baru yang menjadikan PKPI sebagai peserta pemilu 2019.

“Empat memerintahkan tergugat untuk menerbitkan surat keputusan PKPI sebagai partai politik peserta pemilihan umum. Lima, menghukum tergugat untuk membayar seluruh biaya yang timbul sejumlah Rp1.100.000,” ucap Nasrifal.

Mendapati kabar bahagia tersebut, Sekretaris Jenderal PKPI, Imam Anshori Saleh mengatakan sangat bahagia dengan putusan PTUN. Apalagi sebelumnya, ia menyatakan bahwa partainya tak diloloskan Bawaslu karena persyaratan kepengurusan dan keanggotaan di empat provinsi yaitu Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Papua tak memenuhi syarat.

Menurut Imam, Bawaslu kurang teliti dalam memeriksa bukti yang disertakan pihaknya dalam gugatan.

“Kita yakin Bawaslu kurang teliti untuk memeriksa apa yang kita ajukan,” ujar Imam selasa 6 Maret 2018.

Keterangan dari saksi yang diajukan ke Bawaslu maupun saksi ahli menurutnya tidak dijadikan bahan pertimbangan oleh Bawaslu.

“Kita prihatin yang menolak semua permohonan kami untuk meloloskan menjadi peserta Pemilu. Karena itu kami sesuai dengan petunjuk Pak Ketua Umum akan melakukan gugatan ke PTUN dalam waktu dekat,” ucap dia.