Tommy Soeharto Ingin Pilkada Dihapuskan, Gubernur Ditunjuk Presiden, Bupati Ditunjuk DPRD

Tommy Soeharto Ingin Pilkada Dihapuskan, Gubernur Ditunjuk Presiden, Bupati Ditunjuk DPRD

BERBAGI
Tommy Soeharto
Hutomo Mandala Putra / Tommy Soeharto. [net]

Redaksikota – Ketua umum Partai Berkarya, Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto menilai sudah saatnya pola pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur diubah, yakni dari melalui proses pemilihan umum menjadi pemilihan langsung dari Presiden sebagai pucuk pimpinan kekuasaan di dalam negeri.

Wacana putra dari Presiden Indonesia kedua, Soeharto tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers usai kegiatan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Berkarya. Dan Sekretaris Jenderal Demisioner Partai Berkarya, Badaruddin Andi Picunang pun membenarkan informasi tersebut.

“Itu wacana beliau di konpers usai rapimnas. Di mana pilkada saat ini beliau menyarankan seperti dulu lagi,” kata Badaruddin kepada wartawan di Jakarta, Senin (12/3/2018).

Badaruddin juga mengatakan alasan mengapa Ketumnya tersebut ngotot untuk mengeluarkan wacana tersebut, lantaran Gubernur adalah jabatan yang merupakan kaki tangan langsung Presiden di daerah. Seperti halnya dengan jabatan Menteri yang membantu Presiden dan dipilih langsung oleh Kepala Negara itu dengan kekuasaan dan penggunaan hak prerogatifnya.

“Karena kan gubernur selaku perwakilan pemerintah pusat di daerah, presiden punya hak mengangkat gubernur. Dan proses pemilihannya tidak perlu seperti saat ini (pilkada). Gubernur kan seperti pembantu presiden lainnya, seperti menteri,” kata Badaruddin Andi menjelaskannya.

Selain itu, Andi juga menyampaikan alasan lain mengapa wacana tersebut dikeluarkan. Hal ini lantaran dalam rangka upaya untuk menghindari konflik sosial di kalangan masyarakat dimana perpecahan karena proses Pilkada berlangsung sehingga dinamika di masyarakat rentan terganggu.

“Kan jadi hemat juga negara, menghindari konflik antar-warga negara juga,” terangnya.

Jika Gubernur dipilih Presiden, lantas bagaimana dengan jabatan Bupati atau Walikota. Hemat Andi mencoba menyampaikan pemikiran Tommy Soeharto adalah dilakukan dengan penunjukan langsung pula oleh DPRD setempat.

“Walikota/bupati (disarankan) dipilih DPRD sebagai wakil rakyat yang dipilih masyarakat,” kata Andi.