Fredrich Yunadi dan Tiga Orang Lainnya Sedang “Diharamkan” ke Luar Negeri

Fredrich Yunadi dan Tiga Orang Lainnya Sedang “Diharamkan” ke Luar Negeri

BERBAGI
Fredrich Yunadi

Redaksikota – Kelibatannya dalam perkara upaya proses hukum tersangka kasus korupsi e-KTP Setya Novanto, saat ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah resmi mencekal empat orang untuk bepergian ke luar negeri, diantaranya adalah Fredrich Yunadi yang merupakan eks pengacara Novanto, ajudan pribadi Novanto Reza Pahlevi, mantan kontributor Metro TV Hilman Mattauch dan seorang pengacara bernama Achmad Rudyansyah.

Bahkan surat resmi pencegahan atas empat orang tersebut telah dikirim KPK ke kantor Imigrasi. Bahkan juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan jika pencekalan tersebut demi upaya penggalian keterangan terkait dengan dugaan keempat orang tersebut dalam upaya menghalangi upaya proses hukum terhadap mantan Ketua Umum Partai Golkar tersebut.

“Surat ke imigrasi kami sampaikan terkait dengan proses penyelidikan dugaan obstruction of justice (OJ) atau dugaan perbuatan merintangi penanganan kasus kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) dengan tersangka SN (Setya Novanto) saat itu,” kata juru bicara KPK, Febri Diansyah, di gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa (9/1/2018).

Febri juga mengatakan dalam upaya penyelidikan dugaan menghalangi penyidikan kasus e-KTP dan dalam upaya menggalian informasi, keempatnya diharapkan tak sedang berada di luar negeri.

Kemudian Febri juga memaparkan, bahwa pencegahan ke luar negeri bisa dilakukan dalam proses penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan. Hal itu sesuai dengan Pasal 12 ayat 1 Huruf b Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK.

Fredrich Yunadi sebelumnya dikenal sebagai pengacara Setya Novanto yang sangat gigih membela kliennya itu. Namun saat Setya akan disidang sebagai terdakwa perkara e-KTP, Fredrich Yunadi memilih mundur pada 8 Desember 2017. Adapun Hilman Mattauch diketahui adalah orang yang mengendarai mobil dengan penumpang Setya, yang saat itu menjadi buronan KPK. Di mobil itu juga menumpang Reza Pahlevi, ajudan Setya Novanto.

Sedangkan Achmad Rudyansyah adalah pengacara yang ikut melaporkan pimpinan KPK ke Bareskrim Mabes Polri.