Muhammadiyah Tak Akan Reunikan 212

Muhammadiyah Tak Akan Reunikan 212

BERBAGI

Redaksikota – Ketua umum Pengurus Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir menegaskan bahwa dirinya tidak akan mengikuti kegiatan Reuni Akbar 212 yang rencananya akan digelar oleh Presidium Alumni 212 di Monas itu.

Menurut dirinya, agenda Reuni Akbar 212 adalah kegiatan yang tidak perlu direunikan, karena persoalan Aksi 212 tersebut memiliki konteksnya tersendiri.

“Muhammadiyah tidak akan mereunikan kegiatan seperti itu. (Aksi 212) itu peristiwa yang sudah punya konteks,” kata Haedar kepada wartawan di kantornya, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (24/11/2017).

Dilanjutkan bahwa Haedar, bahwa alangkah lebih baik jika Presidium Alumni 212 menggelar kegiatan yang lebih produktif lagi, termasuk untuk kemajuan bangsa Indonesia secara menyeluruh.

“Harapan Muhammadiyah adalah bukin gerakan-gerakan lebih produktif untuk membangun bangsa,” terangnya.

Reuni Akbar 212

Perlu diketahui, bahwa Presidium Alumni 212 akan menggelar agenda Maulid Agung dan Reuni Akbar 212 yang akan digelar di halaman Monas, Jakarta Pusat.

Acara yang diklaim sebagai bentuk memperkokoh semangat umat Islam tersebut rencananya akan dimulai dengan Shalat malam berjamaah. Kemudian dilanjut dengan sholat subuh berjamaah dan dilanjut dengan kegiatan maulid Nabi Muhammad SAW.

Baca juga : 1 Juta Umat Akan Hadiri Reuni Akbar 212 di Monas

Selain itu, tokoh ulama dan habaib serta tokoh-tokoh nasional direncanakan akan hadir dalam kegiatan tersebut.