BERBAGI

Redaksikota – Ribuan massa buruh yang tergabung dalam IndustriAll bersama dengan 11 federasi buruh di Indonesia menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPR RI, sebagai bentuk aksi peringatan Hari Kerja Layak Internasional.

Rangkaian tuntutan yang mereka sampaikan kepada anggota DPR dari Komisi IX adalah terkait dengan berbagai isu ketenagakerjaan.

Kepada Redaksikota, Ketua Umum Serikat Pekerja Nasional(SPN) Iwan Kusmawan mengatakan, bahwa aksi unjuk rasa yang digelarnya hari ini telah mendapatkan respon positif dari Komisi IX DPR RI.

“Tuntutan-tuntutan kami di forum maupun di dalam di Komisi IX. Kita sudah sampaikan dan respon Komisi IX sangat positif. Kita menunggu tim kecil yang dibentuk Komisi IX,” kata Iwan saat ditemui di depan DPR RI, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (10/10/2017).

Selain itu, Iwan juga mengatakan jika Komisi IX sangat peka terhadap isu ketenagakerjaan yang menjadi tuntun buruh. Dalam pertemuan dengan pihak DPR hari ini, Iwan diarahkan kepada Komisi IX untuk menyampaikan kepada Tenaga Ahli jika ada persoalan buruh untuk tahap awalnya, sebelum kemudian kajian terkait dengan tuntutan tersebut dapat dibahas langsung bersama dengan Komisi IX DPR RI.

“Kita juga diberikan ruang ketika ada persoalan-persoalan ketenegakerjaan langsung bisa berhubungan di awal dengan TA (tenaga ahli), nanti akan ada pengolahan-pengolahan data, selanjutnya nanti akan dilanjutkan dan dipertemukan dengan Komisi IX secara langsung,” terang Iwan.

Kemudian Iwan juga mengatakan bahwa tim kecil bentukan Komisi IX tersebut akan melakukan pengkajian terhadap berbagai persoalan ketenagakerjaan. Termasuk juga kasus di PT Freeport Indonesia, PT Smelting dan lain sebagainya. Dari hasil kajian tim kecil tersebut, Iwan berharap berbagai persoalan yang dihadapi buruh bisa segera terjawab.

“Jadi Komisi IX telah bentuk tim kecil untuk merespon beberapa kasus yang kita sampaikan. Yang disebutkan seperti Freeport, Smelting, dan kasus-kasus lain, itu sudah dibentuk tim kecil. mereka sudah kaji sehingga nantinya bisa diklarifikasi,” tukasnya.

Dan yang menjadi catatan adalah, persoalan yang dikemukakan buruh tersebut juga ada kaitannya dengan kementerian-kementerian terkait.

Maka dari itu, Iwan mengatakan jika hasil dari pertemuan antara pihaknya dengan DPR tersebut, nantinya akan dibicarakan langsung dengan pihak eksekutif.

“Tapi kan semua itu terkait dengan kementerian-kementerain. Mereka adalah Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian LHK, Kementerian ESDM, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak,” ujarnya.

Lebih lanjut, Iwan mengatakan bahwa pihaknya bersama dengan 11 federasi buruh akan melakukan konsolidasi lanjutan untuk merespon dan menindaklanjuti hasil aksi hari ini.

“Tahap awal kita akan kembali ke basecamp kita dan akan diskusi dengan 11 federasi. Nantinya akan melakukan respon dan bekerjasama dengan tim kecil bentukan Komisi IX itu,” tutupnya.