oleh

Boni Hargens Sayangkan Amien Rais Lemahkan Tuhan demi Ambisi Politik

-Nasional-126 views

Redaksikota.com – Pengamat politik, Boni Hargens sangat menyayangkan politik menggunakan narasi agama yang serampangkan menjadi pokok materi kampanye. Salah satunya adalah statemen Amien Rais yang selalu menggunakan dikotomi agama semacam itu.

“Pernyataan tokoh senior Amien Rais bahwa ‘Tuhan bakal malu bila doa jutaan umat yang meminta presiden diganti tahun 2019’ tak dikabulkan. Pembelahan masyarakat politik dengan memakai agama terus dilakukan,” kata Boni Hargens dalam keterangan persnya, Senin (11/6/2018).

Padahal sejatinya, Tuhan adalah Maha Kuasa dan tidak tidak memiliki sifat selemah itu, yakni Maha Pemalu. Apalagi jika merujuk dalam asma-asma Tuhan yang ada, seluruhnya menunjukkan ke-Maha-Pekasaan-Nya.

“Tuhan tak bisa ditawar, tak mungkin bisa diajak berkompromi, apalagi dilibatkan dalam konsolidasi politik yang kotor. Tuhan tetaplah Tuhan pada ke-Maha-Kuasaan-Nya yang tak akan pernah berkurang oleh kekuatan apapun,” tutur Boni.

Amien Rais sebut Tuhan akan malu

Perlu diketahui, bahaa dalam acara buka puasa bersama di kediaman Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) di wilayah Jakarta Selatan, Sabtu (9/6), sesepuh partai berlambang bintang kejora tersebut, Amien Rais menyampaikan pidato politiknya.

Dalam pidatony itu, Amien pun mengajak seluruh kader PAN yang hadir di sana untuk berdoa dan meminta pemimpin baru. Dan jika seluruh kader sudah berdoa, maka Tuhan akan malu jika tak mengabulkannya.

“Jadi Anda itu sekarang perlu berdoa jadi tiap sore ya tiga menit saja ‘Ya Allah semoga engkau memberikan bangsa yang tercinta ini sebuah presiden baru yang cinta kepada agamamu, yang tidak akan mengkriminalisasi ulama, tidak akan menjual kekayaan bangsa ke asing dan Aseng. Kalau belasan juta tiap hari itu berdoa, Allah malu tidak mengabulkan,” tuturnya.

Komentar

Jangan Lewatkan