oleh

Posko THR Jawa Timur Adukan Perusahaan Pelanggar THR

SURABAYA, Redaksikota.com-Gabungan dari Lembaga Bantuan Hukum Surabaya dari Aliansi Buruh Jawa Timur dan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia mendatangi Posko Ketenagakerjaan Kantor Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi di Jalan Dukuh Menanggal Surabaya, Jum’at (8/6/2018) guna menyampaikan laporan resmi perusahaan yang melakukan pelanggaran dengan tidak membayar Tunjangan Hari Raya (THR)

Dalam laporanya Gabungan dari Lembaga Bantuan Hukum Surabaya mencatat, pada tahun 2018 ini, terjadi peningkatan pelanggaran menjadi 2337 korban dibandingkan tahun 2017 sekitar 1800 kasus.

Jamaludin, Koorditaor posko THR Jawa Timur, meminta Kepala Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Jawa Timur untuk menindaklanjuti pengaduan dengan melakukan penegakan hukum sebagaimana diatur dalam Permenaker no 6 tahun 2016 Tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan kepada perusahaan yang diadukan. “Jumlah perusahaan yang kami laporkan ada 10 yang tersebar di Surabaya, Sidoarjo, Gresik, dan Pasuruhan” Kata Jamaludin.

Gabungan dari Lembaga Bantuan Hukum Surabaya juga menyampaikan evaluasi yang ditujukan kepada Kepala Bidang Pengawasan yang menyatakan bahwa pengawas tata kelola setelah diubah berada dibawah Provinsi kinerjanya anjlok. Pengawas seharusnya melakukan pembinaan kepada perusahaan yang terbukti melanggar pada tahun sebelumnya dan melakukan tindakan preventif.

Aduan Gabungan dari Lembaga Bantuan Hukum Surabaya di terima Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial, Puspita. “respon sudah kami terima dan akan dilaporkan kepada Kepala Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi serta keputusannya menunggu koordinasi” Ucapnya.

Komentar