BERBAGI
Anies Baswedan naik becak
NET

Redaksikota – Ketua Fraksi PDI Perjuangan di DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono menyindir Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan yang mengeluarkan kebijakan. Salah satunya adalah tentang rencana pemberlakuan becak kembali beroperasi di Ibukota.

“Jadi bahasanya sederhana, kebijakan gubernur yang baru bangun tidur. Kan orang bangun tidur kayak orang ngelindur, habis tidur nyenyak tiba-tiba bangun nah ngambil kebijakan, becak boleh berlaku di Jakarta. Kan orang ngelindur namanya,” kata Gembong dikutip dari Jawapos, Rabu (16/1/2018).

Ia menegaskan jika merujuk pada Perda Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum telah dimaktubkan dengan jelas bahwa becak dilarang beroperasi di Jakarta. Dengan memberlakukan becak kembali beroperasi di jalanan Jakarta, Gembong menganggap Gubernur Anies telah menabrak regulasi yang sudah ada.

“Artinya beberapa kebijakan gubernur salah satunya adalah diberlakukannya becak ini akan melanggar perda, Tanah Abang aja belum selesai, ini malah nimbulkan persoalan lagi. Jadi setiap kebijakan akan menimbulkan kegaduhan di wilayah Jakarta,” ujarnya.

Ia menilai seharusnya kebijakan yang dibuat oleh Gubernur Anies tidak menabrak aturan yang sudah dibuat di era pemerintahan terdahulu, apalagi sampai mencoba tampil beda namun justru malah mengacaukan yang sudah ada.

“Jadi kan kasihan pejabat yang dulu begitu susah payah menertibkan becak dengan bersimpuh darah, berjuang melawan tukang becak saat itu, tiba-tiba sekarang mau dihidupkan kembali. Akhirnya menghidupkan orang luar Jakarta masuk Jakarta lagi,” tegasnya.

Perlu diketahui dalam Pasal 29 Perda Provinsi DKI Jakarta Nomor 8 tahun 2007 tentang Ketertiban Umum menyebutkan larangan adanya becak di Jakarta. Tidak hanya sekedar mengoperasikan sebagai alat angkutan jalan saja, bahkan becak juga dilarang disimpan di Jakarta.

Berikut bunyi Pasal 29 :

(1) Setiap orang atau badan dilarang:
a. melakukan usaha pembuatan, perakitan, penjualan dan
memasukkan becak atau barang yang difungsikan sebagai becak
dan/atau sejenisnya.
b. mengoperasikan dan menyimpan becak dan/atau sejenisnya