t
Beranda Kolom Suara Pembaca Kepala Kantor Imigrasi Bogor Dimutasi, Pengawasan WNA Ditingkatkan

Kepala Kantor Imigrasi Bogor Dimutasi, Pengawasan WNA Ditingkatkan

WIB
89 views
| Estimasi Baca: 2 minutes
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota, Bogor – Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Bogor kini dijabat Suhendra yang semula bertugas sebagai Kepala Imigrasi Kelas II Tanjung Uban Kepulauan Riau (Kepri). Sedangkan pejabat lama, Herman Lukman dipindahtugaskan menjadi Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Tangerang.

Saat pisah sambut, Herman Lukman mengatakan sejak dirinya bertugas di Bogor dari Oktober 2014 hingga Oktober 2017 telah melakukan sejumlah terobosan program, antara lain pelayanan dengan menggunakan sistem berbasis online.

Menurut Herman, salah satu pekerjaan rumahnya yang belum terselesaikan membangun Kantor Imigrasi Bogor yang baru. Maka ia pun berharap pimpinan baru bisa mewujudkannya.

Terkait penanganan imigran dan warga negara asing (WNA) yang banyak singgah di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Herman menegaskan pihak Kantor Imigrasi terus melakukan pengawasan. “Operasi terhadap WNA dan imigran Maroko dan terakhir Operasi Cyber Crime semua sudah terlaksanakan. Tentunya ke depan tantangannya tidak mudah. Bogor harus tetap eksis, bidang pengawasan tidak boleh kendor,” tandasnya.

Bersama TNI dan Polri, sambungnya, Kantor Imigrasi juga membentuk Tim Pora dalam menangani WNA ilegal yang kerap ditemukan di wilayah barat Kabupaten Bogor. “Mungkin minggu depan ada sosialisasi tingkat kecamatan, namun karena saya sudah mutasi jadi mungkin akan dilanjutkan oleh pimpinan yang baru. Dalam hal ini, sementara sosialisasi difokuskan di Kabupaten Bogor, karena memang terdapat pelanggaran-pelanggaran yang cukup banyak oleh orang asing yang berada di wilayah tersebut,” jelasnya.

Sementara Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Bogor yang baru, Suhendra, berjanji akan melanjutkan program yang sudah dilaksanakan dan sudah direncanakan oleh Herman Lukman termasuk konsolidasi internal dan eksternal.

“Pertama pendataan ulang kembali dan pemetaan terhadap penyebaran para WNA di Bogor. Dari mana saja, jumlahnya berapa, asal negaranya, jumlah keluarganya dan lain sebagainya. Setelah itu, kami juga akan melakukan pengawasan secara berkala. Kami akan konsolidasi internal dulu, baru eksternal,” ucapnya.

Suhendra menyatakan akan mempertahankan dan meningkatkan pelayanan yang sudah berjalan di Kantor Imigrasi Bogor. Apabila ada yang perlu diperbaiki maka akan dievaluasi agar masyarakat bisa menerima manfaat secara optimal termasuk pembangunan kantor baru.

Ferdi