Penutupan akses Jalan Banjarsari, Desa Banjar Waru, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Bogor, redaksikota.com – Lagi-lagi kembali terjadi prilaku tak terpuji yang dilakukan terhadap awak media. Hal tersebut, dilakukan oleh seorang Agus Hasan Slamet, Camat Ciawi, Kabupaten Bogor.

Kronologis kejadian, terjadi sekira pukul 11.40 WIB, Kamis (2/4/2020). Dimana, salah satu wartawan Megaswara TV, Eko Rosandy dan wartawan Media Online Bogorchannel.id saat akan mendatangi camat di kediaman rumah dinasnya.

Informasi yang dihimpun, tujuan kedua wartawan itu hendak melakukan konfirmasi terkait rencana penutupan akses Jalan Banjarsari, Desa Banjar Waru, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor.

Agus Hasan Slamet, Camat Ciawi, Kabupaten Bogor (menggunakan masker)

Akan tetapi, sesampai di samping rumah dinas tersebut, tepatnya di depan orang banyak sontak sang camat langsung mengusirnya sembari mengeluarkan teriakan kata-kata yang tidak patut diucapkan.

“Saya mendatangi rumah dinasnya itu bukan ingin konfirmasi soal rencana penutupan jalan yang akan dilakukan camat, tetapi baru sampai disamping rumah dinasnya, dia langsung memanggil security sambil berteriak jangan suruh kesini, jangan kesini,” diceritakan Eko, kepada awak media.

Sebagai wartawan, Eko menyayangkan atas sikap arogansi yang telah dilakukan Camat Ciawi, Agus Hasan Slamet, yang tidak mencerminkan sosok pribadinya sebagai seorang pemimpin profesional dan orang berpendidikan.

“Dia kan orang berpendidikan, harusnya memakai etika dan elegan jika memang menolak untuk diwawancara, bukan dengan cara arogan seperti itu,” tegas eko.

Lebih lanjut, atas kejadian itu Eko mengaku tidak terima dengan apa yang telah diperbuat Camat Agus Hasan yang tidak beretika dan arogan, karena dengan sikap dan gaya itu sudah membuat dirinya dipermalukan. Padahal, niat dan maksudnya baik, yakni konfirmasi dan klarifikasi akan rencananya mengenai penutupan jalan yang tidak jelas dasarnya itu dari mana.

“Permasalahan ini sudah saya sampaikan ke Pemimpin Redaksi Megaswara TV guna ditindak lanjuti,” jelasnya.

IRN/TM