Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota.com – Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) yang dimana mereka berdua adalah Fachri Husni Alkatiri dan Arobi kelian telah melakukan diduga kuat melakukan politik premanisme untuk merebut kepemimpinan Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).

Fachri Husni Alkatiri dan Arobi Kelian telah melakukan tindakan represif terhadap mahasiswa yang berdemonstrasi di depan gedung partai Politik PDI Perjuangan sehingga mereka berdua (Fahri Husni Alkatiri dan Arobi kelian) menurunkan preman untuk membubarkan aksi yang dilakukan oleh adik — adik mahasiswa yang juga kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) asal Seram Bagian Timur (SBT) yang melaksanakan aksi di depan Kantor Dewan Pengurus Pusat (DPP PDIP Perjuangan).

Sebagai mahasiswa dan atau aktivis mengutuk keras tindakan Represif yang dilakukan preman yang disuruh Fahri Husni Alkatiri dimana tindakan dan cara-cara politik yang dilakukan oleh Fahri Husni Alkatiri dan Arobi kelian adalah politik premanisme sehingga memunculkan sintesis kekerasan politik dengan cara premanisme. Tutur Ali Akbar, via pesan WhatsApp ya, Senin, (20/06).

Sangat disayangkan ternyata dua tokoh yang mencalonkan diri sebagai Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten SBT, selama ini ternyata memelihara preman dibalik gerakan politik mereka di Kabupaten SBT. Tutur Ali

Selama ini gerakan Konsolidasi Politik Fahri Husni Alkatiri dan Arobi kelian di Jakarta, ternyata memelihara preman untuk melakukan tindakan represif dengan cara-cara konyol dan kekerasan secara struktural untuk mendapatkan rekomendasi Partai Politik, sehingga selama ini mereka seakan-akan terkesan berwibawa dihadapan Masyarakat Kabupaten SBT. Ujar Ali

Ali yang juga Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa (PB HMI) mengatakan via pesan WhatsApp nya bahwa, ternyata hal tersebut tidak berbanding lurus dengan harapan yang selama ini dipikirkan oleh Masyarakat Kabupaten SBT itu sendiri kepada Fahri Husni Alkatiri dan Arobi kelian.

“Untuk mengambil rekomendasi PDIP saja,Fachri Husni Alkatiri dan Arobi Kilian gunakan tindakan represif terhadap mahasiswa”. Cara seperti ini sangat membahayakan masyarakat, aktivis, juga selaku anak negeri Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT.)

Saya menegaskan kepada masyarakat Kabupaten seram bagian timur bahwa ternyata Fahri Husni Alkatiri di luar dari dirinya sebagai salah satu tokoh masyarkat Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), ternyata rekam jejak aktivitas dia selama di Jakarta sudah memelihara preman dibalik semua ini, untuk kepentingan dirinya sebagai Bakal Calon Bupati Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).

Sebagai anak Negeri mengutuk keras cara-cara bakal calon Bupati seperti ini. Karna akan disayangkan jika Fahri Husni Alkatiri dan Arobi Kelian memimpin Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), bisa jadi menciptakan atau menerapkan sistem pemerintahan ala preman. Tutur Ali

Selama ini Fahri Husni Alkatiri banyak menyimpan kebohongan massal kepada Masyarakat dengan dakwah dimana-mana baik di mesjid, mimbar-mimbar sosial, dan dihadapan masyarakat, akan tetapi tindakan yang dilakukan diluar itu adalah tindakan Premanisme. Tegasnya

Terakhir Ali menegaskan, dirinya sangat menyayangkan dan mengutuk keras tindakan yang dilakukan Fachri Husni Alkatiri sebagai salah satu Bakal Calon Bupati (SBT) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) yang ternyata melakukan gerakan – gerakan premanisme untuk kepentingan Politik bagi dirinya.