Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Surabaya, Redaksikota.com – Komnas Perlindungan Anak adalah organisasi yang memiliki tujuan memantau, memajukan, dan melindungi hak anak, serta mencegah berbagai kemungkinan pelanggaran hak anak yang dilakukan oleh negara, perorangan, atau lembaga.

Karena itu dirasa perlu membuat kepanjangan tangan komnas perlindungan anak di berbagai daerah yakni dengan membangkitkan kinerja Komnas PA di berbagai daerah, termasuk merestrukturisasi kepengurusan yang di antaranya adalah propinsi Jawa Timur.

Dalam upaya merestrukturisasi itu, Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait telah melakukan pelantikan pengurus Komnas PA wilayah Jatim dan pengurus 17 Kabupaten dan kota di wilayah Jawa Timur, Sabtu (15/2/2020) di ruangan Ganesha Lenmarc Mall Surabaya.

Menurut Ketua Komnas PA Jawa Timur, Daniel Octavianus Atmadja, visi dari Komnas Anak Indonesia adalah terwujudnya kondisi perlindungan anak yang optimum dalam mewujudkan anak yang handal, berkualitas dan berwawasan menuju masyarakat yang sejahtera dan mandiri.

Sedangkan misi Komnas PA adalah melindungi anak dari setiap orang dan atau lembaga yang melanggar hak anak, serta mengupayakan pemberdayaan keluarga dan masyarakat agar mampu mencegah terjadinya pelanggaran hak anak.

“Mewujudkan tatanan kehidupan yang mampu memajukan dan melindungi anak dan hak-haknya serta mencegah pelanggaran terhadap anak sendiri, meningkatkan upaya perlindungan anak melalui peningkatan kesadaran, pengetahuan dan kemampuan masyarakat serta meningkatkan kualitas lingkungan yang memberi peluang, dukungan dan kebebasan terhadap mekanisme perlindungan anak” jelasnya.

Komnas PA Jatim sendiri, untuk kepengurusan 2020 – 2025, dalam mewujudkan Visi dan Misi Komnas PA, memfokuskan diri 5 topik kejahatan terhadap anak, Radikalisme, Bullying, Kekerasan, Pelecehan seksual terhadap anak
Kekerasan seksual terhadap anak, seperti kasus pemerkosaan.

Pelantikan berbarengan dengan Talk Show yang berkaitan dengan perlindungan anak yaitu “Stop Kejahatan Seksual dan Paham Radikalisme Pada Anak” sebagai bahan diskusi dan bahan sosialisasi bagaimana peran dan fungsi Komnas Perlindungan Anak.