Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Jakarta – Ketua Laskar Adat Betawi Jakarta Timur mendukung Ingub Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang merespon kualitas udara yang kian memburuk di Ibu Kota DKI Jakarta. Yakni dengan mengeluarkan Instruksi Gubernur Nomor 66 Tahun 2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara.

Ada beberapa poin yang diminta dalam instruksi Gubernur tersebut, salah satunya mengedalikan emisi kendaraan dengan pembatasan usia kendaraan dan peremajaan angkutan umum.

Disebutkan bahwa Anies meminta pengujian emisi diperketat bagi seluruh kendaraan pribadi dan melarang angkutan umum berusia di atas 10 tahun yang tidak memenuhi standar emisi untuk beroperasi.

Tidak hanya kendaraan umum saja, Anies juga menginstruksikan larangan adanya kendaraan pribadi di atas 10 tahun yang dapat beroperasi di Jakarta pada 2025 mendatang.

Menanggapi hal itu, Amos yang merupakan Ketua Laskar Adat Betawi Jakarta Timur mengungkapkan, pihaknya mendukung instruksi yang dikeluarkan gubernur DKI Jakarta tersebut.

Menurutnya instruksi itu bertujuan baik dan sejalan dengan semangat warga Jakarta untuk turut serta menciptakan lingkungan yang lebih baik.

Amos Mendukung Instruksi Gubernur Jakarta ini untuk mengontrol tingkat udara segar atau kondisi baik, dan pastinya sudah ada kajian terlebih dahulu mengenai hal ini.

Hal ini sejalan dengan semangat Laskar Adat Betawi untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik, melalui mobilitas dengan memanfaatkan banyak teknologi ramah lingkungan untuk mencegah polusi udara.

Selain itu, pihak pemprov DKI Jakarta juga mempertimbangkan penerapan ganjil-genap untuk kendaraan roda empat yang mana sosialisasi perluasan kawasan ganjil-genap akan dimulai dari 5 Agustus hingga 31 Agustus 2019.

Lalu, ada beberapa langkah lain yang akan dikerjakan Pemprov DKI, seperti penerapan aturan ganjil-genap saat kemarau, pelebaran trotoar, penghijauan hingga pemasangan solar panel.

[]