Djayadi Hanan
Direktur Utama Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Djayadi Hanan. [foto : Redaksikota]
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota – Direktur Utama Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Djayadi Hanan menyamapaikan bahwa berdasarkan hasil survei yang dilakukan pihaknya pada bulan Desember 2017 lalu, terdapat angka yang positif bagi Joko Widodo.

Pasalnya, ia menyampaikan hasil survei tersebut ditemukan angka elektabilitas Joko Widodo masih tinggi yakni 38,9% dibandingkan dengan elektabilitas Prabowo Subianto.

“Berdasarkan Top Of Mind, Jokowi masih tinggi (elektabilitasnya) 38,9%, ‎kemudian baru disusul nama pak Prabowo dengan 10,5%. ‎SBY berada di angka 1,4% dan ‎Gatot 0,8%,” kata Djayadi dalam siaran persnya di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (2/1/2018).

Masih tingginya elektabilitas Joko Widodo ini dikatakan Djayadi dipengaruhi beberapa faktor. Diantaranya adalah lantaran masyarakat masih merasa puas dengan kinerja Joko Widodo sepanjang memimpin Indonesia.

“Mengapa elektabilitas Jokowi masih tinggi, karena 74% masyarakat puas dan ‎kualitas kerja jokowi dianggap baik. Kemudian ‎kinerja menteri 66% dianggap puas oleh masyarakat,” terangnya.

Selain itu ada faktor ekonomi yang dianggap masyarakat masih cukup baik, termasuk juga faktor kondisi politik, hukum dan keamanan yang dianggap masih cukup kondusif.

“Kkondisi ekonomi 48% dianggap positif. Kkondisi politik 32% positif, ‎kondisi hukum juga masih terbilang dan lebih baik. Kemudian ‎kondisi kemanan masih dianggap baik dan condong tidak ada perubahahan,” ujar Djayadi.

“Faktor stabilitas keamanan ini biasanya dikarenakan kinerja baik TNI dan Polri,” imbuhnya. (*)