Beranda Kolom Opini Hari Purwanto: Sudah Saatnya Parpol Lakukan Transparansi Keuangan Politik

Hari Purwanto: Sudah Saatnya Parpol Lakukan Transparansi Keuangan Politik

Hari Purwanto
Direktur Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto. [*istimewa]

Redaksikota – Direktur Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto menilai bahwa sudah saatnya aksi menciptakan transparansi dan akuntabilitas keuangan partai politik diwujudkan. Ia mengatakan hal ini berkaitan dengan upaya menciptakan pemerintahan yang baik di Indonesia sendiri.

“Partai politik sebagai produsen aktif yang melahirkan tokoh-tokoh di kelembagaan legislatif maupun eksekutif menjadi bagian dari suksesi untuk mewujudkan ‘good governance‘. Transparansi, akuntabilitas dan profesionalisme menjadi keharusan dalam era keterbukaan saat ini,” kata Hari dalam keterangannya kepada Redaksikota, Sabtu (27/1/2018).

Selain itu, transparansi dan akuntabilitas serta profesionalitas perlu dilakukan untuk menjawab berbagai tantangan yang ada, baik dugaan politik uang maupun indikasi tindak pidana korupsi. Apalagi beberapa waktu yang lalu kata Hari, ada oknum yang mencoba melaporkan salah satu ketua umum partai politik terkait dengan indikasi money politic.

“Peristiwa yang terjadi di beberapa Partai Politik saat ini menyita perhatian publik seperti Ketua Umum parpol yang terlibat korupsi, mahar politik pilkada yang diduga mengarah ke ketua umum parpol sampai penyelewengan keuangan parpol yang dilakukan ketua umumnya sampai dilaporkan ke aparatur hukum,” terangnya.

Ia memandang suka atau tidak suka seluruh parpol yang ada harus bersiap diri dalam menyikapi dengan bijak era keterbukaan informasi seperti saat ini.

“Tentunya parpol dituntut untuk mempersiapkan diri menuju arah tersebut, dan bila tidak mempersiapkan diri maka akan hilang dan lenyap dalam kompetisi politik kebangsaan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Hari pun meyakini kepercayaan publik terhadap parpol yang berani melakukan aksi buka-bukaan informasi khususnya keuangan partai akan semakin meningkat.

“Masyarakat dan publik tentunya akan memberikan penilaian dalam partisipasi berbangsa dan bernegara, apalagi parpol secara aktif melahirkan tokoh-tokoh yang di distribusikan ke legislatif maupun eksekutif,” tuturnya.

Partai Politik menjadi lembaga dan organisasi yang paling bertanggungjawab secara moral dan etik bila terjadi kerusakan tatanan ketatanegaraan bila dilakukan secara masif oleh person-person yang saat ini menduduki kelembagaan dalam pilar demokrasi. Maka Hari pun menilai tiga aspek tersebut yakni transparansi, akuntabilitas dan profesionalisme menjadi hal yang mutlak.

“Maka transparansi, akuntabilitas dan profesionalisme menjadi keharusan yang tidak bisa dihindari,” tutupnya. (ibn)