Begini Tips Tangkal Berita Hoax ala Yenny Wahid

Begini Tips Tangkal Berita Hoax ala Yenny Wahid

"Kita berharap masyarakat lebih jernih ketika mendapatkan pesan-pesan dari medsos, lihat sumbernya, apa hoax atau bukan," terangnya.

BERBAGI
Yenny Wahid
Direktur Wahid Foundation, Yenny Wahid. [istimewa]

Redaksikota – Direktur Wahid Foundation, Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid atau yang karib disapa Yenny Wahid menilai, bahwa khususnya di tahun politik 2018 di Indonesia nanti masih sangat memiliki potensi besar terjadinya konflik politik identitas.

Ia mengatakan pertarungan politik dengan menggunakan isu politik identitas tersebut jelas sekali dilakukan oleh pihak yang sangat tidak bertanggung jawab. Bahkan menurut Yenny, narasi politik identitas tersebut juga pernah dilakukan oleh Amerika sekalipun.

“Ini fenomena global, ada politisi tidak bertanggung jawab memanfaatkan isu-isu itu secara politis bukan cuma Indonesia, Amerika juga begitu. (Donald) Trump membuat platform politik anti Islam jelas itu untuk politik aja. Di sini kan juga sama, asing dan aseng. Akhirnya agama cuma alat politik aja,” kata Yenny Wahid dalam keterangannya ketika ditemui di Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (16/11/2017).

1. Cek Sumber Berita

Untuk menangkal politik identitas tersebut merebak dan menjadi kegaduhan SARA di kalangan masyarakat luas, putri kandung Presiden Indonesia ke 4, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) tersebut menyarankan agar publik tidak mudah termakan konten hoax, baik di ranah masyarakat secara langsung maupun di ranah dunia maya sekalipun.

“Kita berharap masyarakat lebih jernih ketika mendapatkan pesan-pesan dari medsos, lihat sumbernya, apa hoax atau bukan,” terangnya.

2. Klarifikasi Berita
Selanjutnya, Yenny Wahid pun meminta agar netizen tidak mudah menyebarkan ulang informasi yang didapat sebelum informasi tersebut terverifikasi. Tabayyun menjadi poin penting menurut Yenny agar konten hoax dan tidak bertanggungjawab tersebar masif.

“Kuatkan sikap kritis dan kedepankan sikap tabayun dan bertanya. Jangan menghakimi,” imbuhnya.

3. Stop Share Berita Hoax dan Bully

Lebih lanjut, Yenny juga memberikan saran di peringatan Hari Toleransi Sedunia yang jatuh pada tanggal 16 November seperti hari ini, dapat disikapi dengan positif oleh masyarakat, agar tidak melakukan akai bullying sekalipun satu hari saja.

“Ini hari kan hari toleransi sedunia, jadi sebisa mungkin berhenti deh sehari melakukan itu. Kalau sehari saja kita enggak lakukan itu, pasti suasanya berbeda,” tegasnya. (ibn)