t
Beranda Kolom Opini ​Pilkada Jatim 2018 Ajang Kreativitas Yang Satun dan Bermartabat

​Pilkada Jatim 2018 Ajang Kreativitas Yang Satun dan Bermartabat

WIB
915 views
| Estimasi Baca: 1 menit
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

SURABAYA, Redaksikota.com-Imam Mawardi. M.Phil Dosen Prodi PPKN Bangkalan, Jum’at (27/4/2018) memberikan pendapat terkait Pilkada Serentak 2018 yang sedang berlangsung di beberap daerah di Seluruh wilayah Indonesia termasuk Jawa Timur. Apakah ini akan menjadi pesta demokrasi yang efisein dan damai atau sebaliknya.

Jawa Timur akan mengadakan hajatan besar dalam memilih pemimpin baru yaitu Pilkada 2018, yang mempertemukan Gus Ipul dengan Khofifaah di mana kedua tokoh ini sama-sama besar dari kalangan Nahdyin. Perbedaan pandangan politik menjadi suatu hal biasa bagi masyarakat Jawa Timur yang cukup dewasa menyikapi semua ini, dan ini yang menjadi alasan dalam berbagai Pilkada di Jawa Timur sangat terjaga dan berjalan damai dan itu yang harus dipertahankan meskipun dalam kesempatan ini yang maju sama dari Nahdiyin.

Masing-masing tokoh sudah memiliki tagline sediri-sendiri yang terus dibangun dalam sosial media terutama bagi pemilih pemula atau generasi mileneal untuk dapat menarik dan lebih membumi dihati masyarakat Jawa Timur. Seperti Khofifah dengan “wes wayahe bu dhe” versus Gus Ipul dengan “kabeh sedelur kabeh makmur”. Apapun taglinenya dari kedua tokoh-tokoh tersebut, Jawa Timur masih tetap menjaga integritas sebagai masyarakat yang masih mengedepankan moral, sehingga dalam Pilkada tahun ini dengan berbagai isu untuk memacah belah masyarakat Jawa Timur dapat di katakan tidak akan mempengaruhi masyarakat yang cukup dewasa dan harus tetap di jaga.

Dalam pilkada Jatim 2018 justru yang muncul kreativitas dari masing-masing paslon dan ini adalah sebuah terobosan baru disamping program, mereka juga adu kreativitas untuk menarik pemilih terutama generasi mileneal yang menjadi daya tarik sendiri dan itu merupakan sala satu cara untuk mencairkan pilkada agar tidak menegangkan namun penuh dengan sukacinta.

Untuk tetap menjaga Jawa Timur tetap sejuk, mari jaga pilkada Jatim 2018 dengan suka cita tanpa harus menjelekkan atau menghina satu sama lain, melainkan membangun sebuah kreativitas dengan satun dan bermatabat dan adu program, itu lebih disuka masyarakat saat ini.