oleh

Bob Nasrin : Petani Adalah Pahlawan Tanpa Tanda Jasa 

SURABAYA, Redaksikota.com – Petani adalah Pahlawan tanpa tanda jasa. Hari Tani Nasional dirayakan dengan duka cita di setiap tanggal 24 September, setiap tahunnya oleh kaum tani Indonesia.

Hari Tani Nasional adalah harapan yang amat besar. Pada tahun 1960, Presiden pertaman RI Soekarno menetapkan Undang-Undang (UU) No. 5 tahun 1960 yang lebih dikenal dengan UU Pokok Agraria. UU inilah yang menjadi harapan besar untuk redistribusi tanah, air dan benih bagi para tani Indonesia.

Petani bekerja tanpa henti dibawah terik matahari demi menghidupkan jutaan jiwa di indonesia akan tetapi tindasan sistem kapitalisme menghancurkan kaum petani, petani adalah pahlawan tanpa tanda jasa, karena telah menyediakan pangan untuk jutaan manusia di negri agraris ini. Namun keuntungan bagi mereka tak seberapa. Yang lebih mirisnya lagi di sebuah Negara yang mengklaim sebagai Negara agraris tetapi pemerintah malah melakukan impor beras. Dan yang lebih mirisnya lagi lahan pertanian di gusur habis-habisan demi kepentingan kapitalisme pemerintah relakan lahan pertanian di jadikaan bangunan entah itu milik asing atau milik pribumi yang kaya raya. Yang dulunya mengkempanyekan terkait pertanian dengan janji nawacita tapi nyatanya duka cita bagi para petani.

Kebijakan reforma agraria pemerintahan Presiden Joko Widodo tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 yakni pendistribusian aset terhadap petani melalui distribusi hak atas tanah petani melalui land reform dan program kepemilikan lahan bagi petani dan buruh tani dengaan menyerahkan lahan sebesar 9 juta ha. Kebijakan ini pada pelaksanaannya berjalan sangat lambat dan cenderung “mangkrak” serta tidak menyentuh persoalan yang mendasar yaitu merombak ketimpangan struktur penguasaan kepemilikan tanah yang ada. Hal ini dapat dilihat dari masih maraknya konflik-konflik agraria yang belum terselesaikan dan petani masih terus menjadi korban kekerasan, perampasan tanah maupun kriminalisasi.

Selamat Hari Tani Nasional 2018

 

 

Komentar

Jangan Lewatkan