Tamtam Sanjaya
Ketua GMKI cabang Jakarta, Agung Tamtam Sanjaya. [foto : Redaksikota]
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota – Ketua Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Jakarta, Agung Tamtam Sanjaya Butarbutar menilai bahwa politik identitas memiliki potensi buruk bagi keberlangsungan sosio nasionalisme bangsa Indonesia sendiri.

“Menguatnya politik identitas, bahkan saat ini laris sekali penggunaan isu SARA. Akibat politik identitas membuat masyarakat menjadi renggang,” kata Tamtam di Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (9/1/2018).

Ia pun menyarankan agar politik identitas tidak digunakan secara berlebih lantaran dapat mengancam persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia sendiri. Apalagi dalam tahun politik 2018 saat ini, potensi penggunaan politik identitas masih berpotensi terus dimunculkan.

“Politik identitas itu memang sedang menjadi grand issue yang dibuat. Memang ini seperti saya lihat akan digunakan ke depannya, jika benar maka ini akan punya potensi konfliknya sangat besar,” tegasnya.

Dan khusus untuk kaum Mahasiswa dan Pemuda, Mahasiswa Pasca Sarjana di Universitas Jayabaya tersebut meminta agar Mahasiswa dan Pemuda Indonesia semakin meningkatkan dan memperkaya literasi untuk masa depan mereka masing-masing. Termasuk juga untuk mengatasi berbagai persoalan sosial masyarakat saat ini.

“Pentingnya berikan wawasan dan luteratur sesama Mahasiswa dan Pemuda agar hal-hal kecil bisa diatasi, sehingga Mahasiswa dan Pemuda punya pegangan untuk masa depannya,” tutur Tamtam. (ibn)